Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 8 Maret 2026 | 22.38 WIB

BPBD Situbondo Catat Ribuan Rumah Terdampak Banjir dan Angin Kencang

Korban banjir bandang Desa Kalianget, Situbondo, membersihkan lumpur sisa banjir, Minggu (8/3). (Novi Husdinariyanto/Antara) - Image

Korban banjir bandang Desa Kalianget, Situbondo, membersihkan lumpur sisa banjir, Minggu (8/3). (Novi Husdinariyanto/Antara)

 

JawaPos.com–Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Situbondo mencatat ribuan rumah warga tersebar di sembilan kecamatan terdampak bencana banjir bandang dan angin kencang, pada Sabtu (7/3) malam.

Kepala Pelaksana BPBD Situbondo Timbul Surjanto menyampaikan sembilan kecamatan terdampak banjir luapan air sungai dan angin kencang itu yakni Kecamatan Banyuglugur, Jatibanteng, Bungatan, Panji, Besuki, Mlandingan, Kendit, Suboh, dan Situbondo.

”Data sementara hasil asesmen kami di lapangan ada ribuan rumah terdampak banjir luapan sungai dan angin kencang yang terjadi pada Sabtu (7/3) malam,” kata Timbul Surjanto seperti dilansir dari Antara di Situbondo, Minggu (8/3).

Menurut Timbul Surjanto, hujan deras disertai angin kencang dengan durasi sekitar lima jam mengguyur Situbondo dan sekitarnya juga mengakibatkan puluhan pohon tumbang dan menimpa rumah warga.

”Jadi, hujan deras disertai angin tadi malam tidak hanya merendam rumah warga, namun pohon juga banyak yang roboh dan menimpa rumah warga di sejumlah wilayah,” terang Timbul Surjanto.

Sampai saat ini, kata Timbul, anggota Pusdalops dan Tim Reaksi Cepat (TRC) dan instansi terkait lainnya melakukan penanganan pohon tumbang yang menimpa rumah warga. ”Kami masih terus melakukan pendataan jumlah terdampak banjir, angin kencang,” tutur Timbul Surjanto.

Sementara itu, salah seorang warga Desa Kalianget, Kecamatan Banyuglugur, Rahmawati mengaku trauma banjir bandang kembali menerjang rumahnya.

”Banjir sebelumnya besar, tapi yang sekarang lebih besar lagi, dan kami bersama keluarga berusaha menyelamatkan diri,” ungkap Rahmawati.

Data BPBD Situbondo menyebutkan, banjir luapan air sungai terjadi di enam kecamatan yakni di Kecamatan Banyuglugur, ada dua desa terdampak yakni Desa Kalianget dan Desa Banyuglugur. Di Kecamatan Besuki ada lima desa yakni Desa Kalianget, Besuki, Kalimas, Bloro dan Pesisir.

Di Kecamatan Jatibanteng ada dua desa terdampak yakni Jatibanteng dan Wringin anom. Kecamatan Mlandingan ada dua desa yakni Selomukti dan Sumberpinang serta satu desa di Kecamatan Bungatan yakni Desa Bungatan, dan di Kecamatan Kendit ada dua desa, yakni Klatakan dan Kendit.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore