
Banjir setinggi 60 cm rendam puluhan rumah di Kedaung Kaliangke, Jakarta Barat, Minggu (8/3). (Istimewa)
JawaPos.com–Warga Kampung Kalimati, Kedaung Kaliangke, Jakarta Barat, harus memulai Minggu (8/3) dengan berjibaku melawan air. Hujan lebat yang mengguyur Jakarta sejak Sabtu malam menyebabkan pemukiman warga terendam banjir dengan ketinggian sekitar 60 sentimeter.
Air dilaporkan mulai merangsek masuk ke rumah warga sejak subuh. Kondisi ini memaksa warga bergerak cepat menyelamatkan perabotan rumah tangga sebelum rusak terendam luapan air.
Pantauan di lokasi menunjukkan kesibukan warga yang memindahkan barang-barang elektronik seperti televisi dan kulkas ke tempat yang lebih tinggi. Tak sedikit warga yang kreatif menggunakan batako sebagai penyangga darurat agar furnitur mereka tidak terendam.
Banjir ini seolah menjadi tamu tak diundang yang datang tepat ketika warga hendak mulai beraktivitas. Salah satu warga RT 008/RW 006 Winarsih menuturkan, air mulai menggenangi kediamannya sekitar pukul 06.00 WIB. Meski kaget dengan durasi hujan, dia mengaku sudah waspada karena wilayahnya memang langganan banjir.
”Air mulai masuk ke rumah tadi sekitar jam 6 pagi. Tadi setelah solat subuh hujan masih deras banget, enggak expect bakal selama itu hujannya,” ujar Winarsih, Minggu (8/3).
Karena sudah terbiasa menghadapi situasi serupa, Winarsih dan keluarganya langsung sigap melakukan evakuasi mandiri sejak pagi buta.
”Karena sudah sering banjir kalau hujan deras, jadi dari tadi subuh kita sudah bersiap dan langsung memindahkan barang-barang ke tempat yang lebih tinggi,” ucap Winarsih.
Tidak hanya perabotan, deretan sepeda motor dan mobil juga dievakuasi warga ke area yang lebih tinggi untuk menghindari kerusakan mesin. Fenomena tahunan ini membuat warga mulai jengah dan berharap adanya tindakan nyata dari pemerintah setempat.
”Harapannya semoga ada solusi dari pemerintah, supaya kalau hujan deras tidak sampai banjir seperti ini lagi,” imbuh Winarsih.
Hujan deras yang mengguyur wilayah DKI Jakarta sejak Sabtu (7/3) malam hingga Minggu (8/3) pagi memicu genangan parah di sejumlah titik. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan puluhan RT dan belasan ruas jalan kini terendam air dengan ketinggian yang bervariasi.
Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) BPBD DKI Jakarta Mohamad Yohan menuturkan, sebanyak 75 RT dan 19 ruas jalan di Jakarta tergenang.
