Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 7 Juni 2025 | 01.21 WIB

Abaikan Larangan, Warga Surabaya Kepergok Cuci Rumen di Sungai Kalimas

Warga Surabaya kepergok mencuci rumen hewan kurban di Sungai Kalimas, Jumat (6/6). (Novia Herawati/ JawaPos.com) - Image

Warga Surabaya kepergok mencuci rumen hewan kurban di Sungai Kalimas, Jumat (6/6). (Novia Herawati/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya sudah berulang kali melarang kegiatan mencuci dan membuang rumen atau isi perut hewan kurban di sungai, karena dapat mencemari lingkungan.

Sayangnya, larangan tersebut belum sepenuhnya ditaati. Saat Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya menyusuri Sungai Kalimas, masih ada warga yang kepergok mencuci rumen di sungai.

Dari pantauan awak media, sekelompok laki-laki tampak santai mencuci rumen hewan kurban di pinggiran sungai yang penuh sampah. Aktivitas ini membuat air sungai semakin keruh dan tercemar.

"Kemarin sudah kita sosialisasi adanya surat edaran pelarangan membuang sampah sembarangan. Tetapi yang kita temukan, belum membuang (rumen), masih mau melakukan," tutur Kepala DLH Kota Surabaya, Dedik Irianto ditemui di Taman Asreboyo, Ngagel, Jumat (6/6).

Dedik menegaskan bahwa pihaknya tidak tinggal diam setelah memergoki warga yang mencuci rumen di sungai. DLH Kota Surabaya memberikan teguran, edukasi hingga memberikan karung glancing kepada mereka.

"Tadi Ini itu sifatnya imbauan saja ya, karena saat ketangkap tangan, mereka belum membuang (rumen di sungai). Kita juga berikan glangsing dan meminta kotoran rumennya dimasukan ke karung," imbuhnya.

Lebih lanjut, Dedik mengatakan bahwa patroli rumen akan berlangsung hingga Senin (9/6) ke seluruh sungai yang ada di Kota Surabaya. Jajaran kecamatan juga turut memantau di wilayahnya masing-masing.

Pada hari pertama, patroli dimulai dari Taman Asreboyo, Jalan Ngagel, Kota Surabaya. Di taman tersebut tim gabungan menyusuri sungai menggunakan 3 unit perahu karet hingga ke arah pintu air Taman Jasa Tirta.  

"Hari ini yang pertama, tetapi karena bertepatan dengan Hari Jumat, belum semuanya menyembelih (hewan kurban) hari ini, besok akan kita cek lagi hingga tiga hari Tasyrik ke depan," tukas Dedik. (*)

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore