
Sekretaris AFP Jatim Azhar Kahfi. (Septian Nur Hadi/Jawa Pos)
JawaPos.com–Seorang guru membanting pelajar MI Al-Hidayah berinisial BA, 11, hingga mengalami retak tulang ekor usai pertandingan futsal antara sekolah di SMP Labschool Unesa 1 Surabaya. Insiden itu menarik perhatian Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) Jawa Timur.
Sikap yang dilakukan guru tersebut dinilai sangat tidak pantas dan telah mencoreng nama baik pelatih. Sekretaris AFP Jatim Azhar Kahfi mengutuk keras insiden tersebut dan menilai penyebab utamanya adalah kelalaian penyelenggara turnamen yang tidak melakukan koordinasi dengan federasi futsal sebagai otoritas resmi.
"Ini perbuatan yang tidak terpuji. Penyelenggara lalai karena tidak berkoordinasi dengan Asosiasi Futsal Kota Surabaya maupun kami di tingkat provinsi," kata Azhar di DPRD Surabaya.
Menurut dia, turnamen olahraga termasuk di tingkat pelajar seharusnya memenuhi sejumlah persyaratan standar. Seperti izin kepolisian, perangkat pertandingan resmi, wasit tersertifikasi, hingga pelatih yang memiliki lisensi. Namun dalam kasus ini, semua prosedur tersebut diabaikan.
"Pelatih yang melakukan tindakan kekerasan, ternyata belum memiliki sertifikat atau lisensi pelatih," papar Azhar Kahfi.
Anggota Komisi A DPRD Surabaya Fraksi Gerindra tersebut menjelaskan, banyak event olahraga pelajar di Surabaya yang digelar tanpa melibatkan federasi. Sehingga rawan menabrak regulasi.
Azhar mendorong Disbudporapar dan Dinas Pendidikan lebih aktif mengedukasi penyelenggara agar melibatkan asosiasi resmi dalam setiap pelaksanaan event.
"Kalau federasi dilibatkan, kami bisa turunkan pengawas pertandingan, wasit resmi, dan pengamanan dengan koordinasi ke polisi. Sederhana sebenarnya, hanya butuh komunikasi dan ketertiban administrasi," ujar Azhar Kahfi.
Dalam insiden tersebut, Azhar menegaskan penyelenggara turnamen harus bertanggung jawab dan oknum pelatih harus diusut tuntas. Dewan dan federasi siap mendorong pihak berwenang untuk menindaklanjuti kasus tersebut. Sehingga bisa menjadi pembelajaran bagi semua penyelenggara ke depannya.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
