Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 21 April 2025 | 14.05 WIB

Pemkot Surabaya Gandeng TNI-Polri Perkuat Penjagaan dan Pengamanan di Perbatasan dengan Gresik, Sidoarjo, dan Bangkalan, Ini Sebabnya

Wali KOta Surabaya eri Cahyadi. (Humas Pemkot Surabaya) - Image

Wali KOta Surabaya eri Cahyadi. (Humas Pemkot Surabaya)

JawaPos.com - Pemkot Surabaya tengah berupaya meningkatkan pengamanan di wilayah perbatasan Surabaya dengan daerah-daerah tetangga, seperti Gresik, Sidoarjo, dan Bangkalan.

Penyebabnya tak lain adalah potensi tindak pidana pencurian sepeda motor (curanmor) di Surabaya yang masih tinggi.

saat ini, pemkot terus berupaya untuk memberantas tindak pidana pencurian kendaraan motor alias curanmor, yang kerap membuat masyarakat resah.

Kondisi geografis Surabaya yang strategis, berbatasan dengan setidaknya tiga kabupaten disinyalir juga menjadi salah satu sebabnya.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, pemkot telah berkoordinasi secara intensif dengan aparat kepolisian maupun TNI untuk menyiapkaan langkah-langkah pencegahan.

"Saya bersama Pak Kapolda Jatim, Pak Kapolres Surabaya, dan Pak Dandim telah membahas antisipasi curanmor, karena curanmor merupakan isu krusial bagi keamanan kota," tutur Eri di Surabaya, Minggu (20/4).

"Insya Allah, penjagaan di perbatasan akan diperketat dengan pendirian pos-pos keamanan," imbuhnya. Begitu pula dengan pemasangan kamera pengawas (CCTV) di setiap perkampungan.

Eri tak menampik bahwa meskipun telah memasang banyak CCTV, Kota Surabaya belum benar-benar terbesar dari curanmor. Karena itu, ia mengimbau setiap kampung untuk memasang portal dan mengaktifkan siskamling.

"Saya juga sudah menyampaikan kepada Pak Kapolres tentang hal ini, berarti semua kampung diportal saja. Ketika sudah dikasih portal, setiap RW bisa menganggarkan dana untuk petugas penjaga portal," terang Eri.

Sebab berdasarkan data, kasus curanmor tidak hanya terjadi malam hari, tetapi juga siang hari. Meski banyak komplotan curanmor yang berhasil ditangkap polisi, hal itu tidak membuat para pelaku jera melakukan aksinya.

Wali Kota Eri menduga, salah satu faktor maraknya curanmor karena kondisi ekonomi Surabaya yang relatif sejahtera. Banyak warga memiliki kendaraan bermotor, sehingga pelaku melihat peluang besar melakukan aksi kejahatan.

"Saya meminta tolong kepada warga Surabaya untuk lebih waspada. Pencuri sekarang lebih berani dan lebih pintar. Dahulu motor dengan kunci ganda mungkin aman, sekarang meskipun dikunci, kendaraan tetap rawan dicuri karena kemampuan pelaku yang semakin canggih," tukas Eri.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore