Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 20 April 2025 | 21.55 WIB

Oknum Dokter RS Swasta di Kota Malang Diduga Lecehkan Pasien, Polisi Lakukan Penyelidikan

Oknum dokter AY di RS Swasta Kota Malang yang diduga melakukan pelecan seksual kepada pasien QAR. (Tangkapan unggahan Instagram @qorry***) - Image

Oknum dokter AY di RS Swasta Kota Malang yang diduga melakukan pelecan seksual kepada pasien QAR. (Tangkapan unggahan Instagram @qorry***)

JawaPos.com - Kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oknum dokter AY di salah satu rumah sakit swasta (Persada Hospital) di Kota Malang terhadap pasien QAR masih berlanjut.

Didampingi kuasa hukum dan keluarga, korban resmi melaporkan oknum dokter AY ke Polresta Malang pada Jumat (18/4). Tercatat dengan Laporan Polisi Nomor: LP/B/113/IV/2025/SPKT/Polresta Malang Kota/Polda Jawa Timur.

Tak lama setelah menerima laporan dari korban QAR, Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Malang Kota pun bergegas memulai penyelidikan kasus ini. 

"Kemarin Polresta Malang Kota telah menerima laporan dari korban. Selanjutnya, Unit PPA akan laksanakan pemanggilan terhadap saksi-saksi," ujar Kepala Seksi Humas Polresta Malang Kota Ipda Yudi Risdiyanto, Minggu (20/4).

Selain memanggil saksi, Polresta Malang Kota juga akan mencari barang bukti untuk memperkuat dugaan kasus pelecehan seksual yang menyeret oknum tenaga medis di daerah tersebut.

"Barang bukti untuk mendukung tentang adanya tindak pidana yang menimpa korban. Termasuk informasi (kemungkinan korban bertambah) dari pendamping atau pengacara pihak korban, kami menyelidiki dan mendalami," imbuhnya.

Belakangan ramai diperbincangkan kasus dugaan pelecehan seksual oleh oknum dokter di Kota Malang. Kasus ini mencuat usai korban membagikan ceritanya di instagram pribadi @qorry***.

Warga Kota Bandung ini bercerita mulanya ia sedang liburan di Kota Malang. Lalu, ia berobat ke Persada Hospital pada 26-28 September 2022 karena sinusitis dan vertigo berat yang dideritanya.

Saat menjalani perawatan, ia malah mendapat perlakuan tak mengenakkan dari oknum dokter AY. Mulai dari spam chat, menyuruh buka baju berdalih cek jantung, hingga diduga mengambil gambar bagian dada korban.

"Bismillah, di sini aku beraniin buat speak up karena ramainya berita kasus-kasus dokter CBUL yang semakin marak. Semoga tidak ada korban selanjutnya, ini kejadian persis sebelum tragedi Stadion Kanjuruhan," tulisnya di caption, dikutip Sabtu (19/4). (*)

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore