
Ilustrasi Paskah. (freepik)
JawaPos.com–Gereja Katolik Paroki Santo Vincentius A Paulo, Widodaren, Sawahan, Surabaya, menggelar peringatan Paskah dengan cara yang tidak biasa. Tahun ini, rangkaian ibadah Tri Hari Suci dikonsep menggunakan budaya Jawa.
Salah satu yang mencuri perhatian adalah visualisasi Jalan Salib yang dikemas dalam pertunjukan wayang orang. Ketua panitia Paskah Ni Ketut Santhi Wilyawati menjelaskan, konsep budaya Jawa dihadirkan untuk mendekatkan nilai iman dengan kearifan lokal.
Menurut dia, generasi muda perlu diajak mengenal budaya lewat pendekatan visual yang relevan. “Kami ingin mengajak anak-anak muda, terutama Gen-Z, untuk melihat bahwa kisah Yesus bisa didekati dengan budaya sendiri,” ujar Ni Ketut Santhi Wilyawati.
Visualisasi Jalan Salib dimainkan lintas generasi dan lintas agama. Tokoh Petrus, misalnya, diperankan oleh anggota komunitas budaya yang biasa tampil sebagai Gatotkaca. Tim karawitan pun melibatkan pemain dari luar umat Katolik.
“Ini jadi kolaborasi indah, dan juga momen perdana kami menampilkan visualisasi semacam ini di gereja,” lanjut Ketut.
Persiapan dilakukan dalam waktu singkat, hanya tiga minggu. Tahun sebelumnya, Jalan Salib digelar lebih sederhana.
Kali ini, kostum dan nuansa Jawa ditonjolkan. Meski begitu, bahasa yang digunakan tetap Bahasa Indonesia agar seluruh umat memahami jalan cerita.
“Kami ingin semua yang hadir mengerti maknanya, bukan hanya melihat pertunjukan,” kata Ni Ketut Santhi Wilyawati.
Antusiasme umat luar biasa. Dalam misa Kamis Putih, lebih dari 1.500 orang hadir. Area Gua Maria, kanopi, hingga bangsal digunakan sebagai tempat ibadah tambahan. Tenda-tenda juga disediakan untuk mengantisipasi lonjakan jemaat.
“Bahkan balkon yang biasanya kosong, kini penuh,” tutur Ketut.
Salah satu peserta jalan salib Johana Natalia mengatakan, sejak sebulan kemarin persiapan dilakukan. Pemeranya diambil dari orang muda Katolik dan remaja Katolik. Persiapan detail digelar karena tahun dibuat berbeda dari sebelumnya. Berperan sebagai Veronica, dia berusaha mendalami tokoh tersebut.
"Hampir semua pemerannya Gen-Z hanya mungkin yang jadi Yesus dari milenial," ucap Ni Ketut Santhi Wilyawati.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
