Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 8 April 2025 | 13.13 WIB

Soal Penyegelan Gerai Es Krim Mengandung Alkohol, Komisi A DPRD: Perlu Edukasi, Bukan Hanya Sanksi!

Ilustrasi es krim.(Freepik)

JawaPos.com - Tindakan penyegelan gerai yang menjajakan es krim beralkohol di pusat perbelanjaan kawasan Surabaya Barat, sedang menjadi topik hangat di masyarakat. Tidak terkecuali di kalangan wakil rakyat.

Ketua Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko menilai Pemkot perlu melakukan pendekatan komprehensif dalam menangani temuan gerai es krim beralkohol.

Artinya, tidak hanya tindakan represif seperti penyegelan, tetapi juga berbasis edukatif dan kolaboratif. Ini penting dilakukan agar kejadian serupa tidak terulang dan para pelaku usaha bisa lebih patuh terhadap aturan.

“Langkah pertama, inspeksi menyeluruh oleh Satpol PP dan dinas terkait untuk memastikan kebenaran kandungan alkohol. Sampel es krim harus diuji secara laboratorium agar hasilnya valid,” tuturnya, Selasa (8/4).

Pemeriksaan harus didasarkan pada data ilmiah, bukan hanya klaim atau informasi dari kemasan. Kemudian apabila terbukti melanggar, Pemkot Surabaya bisa memberikan pembinaan terlebih dahulu kepada pelaku usaha.

“Terutama jika (pelaku usaha) tidak ada niat jahat. Sosialisasi aturan lokal tentang batas kandungan alkohol sangat penting, termasuk kewajiban mencantumkan informasi jelas pada menu atau kemasan,” imbuhnya.

Yona menekankan pentingnya konsistensi dalam menegakkan Peraturan Daerah Kota Surabaya No. 1 Tahun 2023. Misalnya dengan pengawasan rutin di pusat perbelanjaan maupun sentral kuliner.

Pemkot Surabaya juga harus berkolaborasi dengan berbagai pihak, seperti BPOM, Dinas Perdagangan, hingga organisasi keagamaan agar solusi yang diambil komprehensif dan tidak memicu keresahan.

“Libatkan semua pihak, karena ini juga menyangkut sensitivitas budaya dan agama. Dengan begitu, pendekatan kita tidak hanya fokus pada sanksi, tapi juga membangun kesadaran publik,” tukas Politisi Gerindra itu.

Sebelumnya, sebuah video memperlihatkan seorang influencer mengulas es krim beralkohol di pusat perbelanjaan kawasan Surabaya Barat. Videonya pun viral dan memantik perdebatan hangat di media sosial.

Dalam video tersebut, influencer dengan akun Instagram @mamari******* mendatangi stan dan menanyakan kepada karyawan di sana, apakah mereka menjual es krim dengan varian rasa Jack Daniel's.

Tidak hanya varian Jack Daniel's, dalam video review, stan es krim tersebut juga menjual berbagai varian, seperti vodka, wine, rum. Kadar alkoholnya pun bervariasi, dari 10 sampai 40 persen.

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore