
Bayi berusia 38 hari meninggal di Gresik usai kaget mendengar suara ledakan petasan.
JawaPos.com - Bayi berinisial HDN yang masih berusia 38 hari tewas karena diduga kaget mendengar kerasnya ledakan petasan di atas rumahnya gara-gara ulah tetangga.
Kejadian nahas sekaligus ironis yang menimpa bayi usia 38 hari ini terjadi di Jatirembe, Benjeng, Kabupaten Gresik, Jatim, hari H lebaran lalu, Sabtu malam (22/4).
Sebelum meninggal, bayi malang dari pasangan suami istri Nur Hasim dan Nur Faizah, sempat mengalami kejang hingga sulit bernapas.
Anak kedua ini mengembuskan napas terakhirnya di RS Muhammadiyah Lamongan, Jawa Timur. Tante korban, Nufus menceritakan, sebelum meninggal, keponakannya sempat mendapat perawatan selama 6 hari di rumah sakit.
Namun, takdir berkata lain, ia dinyatakan meninggal dunia. “Meninggalnya tadi pukul 10.00. Di RS Muhammadiyah Lamongan,” kata Nufus, seperti dikutip PojokSatu (Jawa Pos Group), Senin (1/5).
Kronologi Ledakan Petasan Renggut Nyawa Bayi
Nufus menduga, keponakannya tersebut meninggal karena kaget dengan ledakan petasan yang disulut tetangga saat malam takbir Lebaran.
Menurut Nufus, petasan tersebut disulut pada Sabtu (22/4) sekitar pukul 19.00 WIB. Saat itu bayi dan kedua orang tuanya sudah beristirahat di kamar.
“Setelah mendengar petasan itu, keponakan saya itu langsung kaget hingga mata kanannya itu nutup sebelah dan lidahnya terbalik ke atas,” terangnya.
Nufus menambahkan, korban saat itu kemudian menangis, ibunya lalu memberikan ASI. Namun, karena lidah N terbalik ke atas, ibunya kesulitan memberikan ASI kepada keponakannya.
Diberi ASI Tidak Mau
“Dikasih ASI ibunya gak mau, karena lidahnya terbalik. Karena khawatir memburuk, kedua orang tua N membawanya ke klinik, bidan, hingga Rumah Sakit Denisa di daerah Bunder,” tambah Nufus.
Karena tidak ada ventilator, lanjut Nufus, keluarga membawa korban ke RS Muhammadiyah Lamongan, Rabu (26/4) siang. Di sana korban masuk ruang ICU karena koma.
“Di sana keponakan saya sudah koma sehingga dimasukkan ke dalam ruang ICU. Berdasarkan hasil CT scan, ada pembuluh darah otak pecah,” jelas Nufus.
Nufus menjelaskan, menurut dokter yang merawat, penyebab pembuluh otak N pecah disebabkan karena sebuah benturan. Padahal N tak pernah terbentur apapun.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Susunan Pemain Denmark vs Portugal: Ruben Dias Siap Bawa Pulang Kemenangan
Prediksi Skor Israel vs Kosovo di UEFA Nations League: Dardanet Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Irlandia vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Curi Poin
Alyssa Daguise Sedih Wajah Baby Soso Terekspos ke Publik
Prediksi Skor Vietnam vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: Golden Star Warriors Lumat Habis Shaheens
Injury Time Timnas Indonesia vs Bangladesh Jadi 7 Menit, John Herdman Beri Penjelasan
Prediksi Skor Polandia vs Rumania di Liga Nations UEFA: Biało-czerwoni Berburu Kemenangan
Fakta Sebenarnya Soal Hubungan Ashanty dengan Azriel Hermansyah
Prediksi Israel vs Kosovo di UEFA Nations League: Duel Ketat, Tim Tamu Berpeluang Menang
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022