Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 3 Desember 2024 | 20.02 WIB

Bawang Putih di Pasar Tambahrejo Tembus Rp 40 Ribu! Pedagang Menjerit, Pembeli Panik

 
 

Pedagang dan pembeli di Pasar Tambahrejo Surabaya mengeluhkan kenaikan harga bahan kebutuhan pokok. (Novia Herawati/ JawaPos.com)

 
 
JawaPos.com - Kenaikan harga kebutuhan pokok menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) tidak hanya dikeluhkan pedagang di Pasar Tambahrejo Surabaya. Para pembeli juga merasakan hal yang sama.
 
Seperti Mutmainah, salah satu pembeli di Pasar Tambahrejo. Kepada JawaPos.com, ia mengaku keberatan dengan harga kebutuhan pokok yang terus merangkak naik. Apalagi, ia menjalankan usaha warung makan.
 
"Kalau ditanya keberatan, pastinya keberatan karena harga naik semua. Saya biasanya beli bawang-cabai dan cabai satu kilogram, sekarang terpaksa mengurangi dan cuma beli setengah kilogram," tuturnya, Selasa (3/12).
 
Mutmainah lantas memutar otak agar porsi makan yang dijual di usaha warungnya tidak sampai dikurangi. Begitu juga harga satu porsi makan, bagaimana caranya agar tidak naik.
 
"Gak tega sama pembeli kalau sampai porsi makannya dikurangi maupun harga lauk pauknya dinaikkan. Jadi ya gimana caranya diakali saja," imbuhnya.
 
Sebelumnya, dari pantauan JawaPos.com di Pasar Tambahrejo, harga komoditas bawang dan cabai rawit mengalami kenaikan. Bawang merah Rp 32 Ribu per kilogram dari yang sebelumnya Rp 28 Ribu per kilogram.
 
Begitu pula dengan cabai rawit yang saat ini menyentuh Rp 25 Ribu per kilogram. Dikatakan salah satu pedagang Pasar Tambahrejo, Nadia, harga cabai rawit naik Rp 5 Ribu per kilogram, dari harga sebelumnya Rp 20 Ribu per kilogram.
 
"Kalau bawang putih ini tiga bulan terakhir harganya naik terus. Sekarang harganya Rp 40 Ribu per kilogram, sebelumnya Rp 38 - Rp 39 Ribu per kilogram," tuturnya.
 
Imbas kenaikan harga bahan kebutuhan pokok, pedagang berusia 37 tahun itu mengeluhkan dagangannya yang menjadi sepi pembeli belakangan ini. Alhasil, omset penjualan Nadia juga menurun.
 
 
Nadia dan Mutmainah berharap pemerintah bisa turun tangan untuk melakukan upaya penstabilan harga. Dengan begitu saat Nataru, harga kebutuhan pokok kembali normal.
 
"Ya kalau bisa jangan naik terus, biar bisa tahun baruan," tukas Nadia kepada Menteri Perdagangan Budi Santoso, yang sedang kunjungan kerja di Pasar Tambahrejo Surabaya. (*)
Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore