
Bawang putih (Dok. Freepik)
JawaPos.com - Bawang putih selama ini dikenal sebagai salah satu bumbu dapur paling serbaguna dan tak tergantikan di berbagai masakan, baik di Indonesia maupun di seluruh dunia. Hampir semua kuliner mulai dari saus, tumisan, sup, pasta, hingga hidangan berkuah hampir selalu menggunakan bawang putih sebagai salah satu bahan utamanya. Rasanya yang khas, aromanya yang kuat, serta kemampuannya memperkaya cita rasa membuat bawang putih begitu populer. Bahkan ketika diolah menjadi minyak bawang, rasanya bisa menjadi cocolan yang gurih dan menggugah nafsu makan.
Tak hanya nikmat jika dimasak, bawang putih juga fleksibel dalam cara penyajiannya. Ada yang menyukainya sebagai penambah rasa pada ramen atau salad, ada juga yang menikmati bawang putih mentah untuk mendapatkan sensasi pedas menggigit yang unik. Fleksibilitas inilah yang membuat bawang putih terus digunakan di dapur sehari-hari oleh banyak orang. Namun, di balik semua kelebihannya, ada juga sebagian orang yang kurang menyukai bawang putih karena aroma dan baunya yang tajam, terutama saat dikonsumsi mentah.
Meskipun begitu, popularitas bawang putih sebagai bumbu tetap tak tergoyahkan. Selain memberi rasa pada masakan, bawang putih ternyata juga menyimpan sejumlah manfaat kesehatan yang telah dikenal sejak lama. Berikut ulasan selengkapnya.
1. Dapat Menurunkan Tekanan Darah
Tekanan darah tinggi atau hipertensi merupakan salah satu faktor utama penyebab penyakit kardiovaskular, seperti serangan jantung dan stroke. Menurut berbagai penelitian yang dikutip Healthline, penyakit kardiovaskular masih menjadi penyebab kematian tertinggi di dunia. Namun, ebuah tinjauan studi pada tahun 2020 menunjukkan bahwa konsumsi suplemen bawang putih dapat membantu menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi.
Efek ini bahkan dikaitkan dengan penurunan risiko kejadian penyakit kardiovaskular sebesar 16–40 persen. Menariknya, pengaruh bawang putih terhadap tekanan darah dinilai sebanding dengan beberapa obat antihipertensi, namun dengan efek samping yang relatif lebih ringan. Bawang putih dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi berkat kandungan allicin yang mampu merelaksasi pembuluh darah sehingga aliran darah menjadi lebih lancar dan tekanan darah pun lebih terkontrol. Meski demikian, manfaat ini tetap perlu didukung dengan pola hidup sehat, seperti menjaga berat badan ideal, rutin berolahraga, mengonsumsi makanan bergizi, mengelola stres, serta mencukupi waktu istirahat.
2. Dapat Menurunkan Resiko Kolesterol hingga Penyakit Jantung
Bawang putih dikenal memiliki manfaat dalam menjaga kesehatan jantung, salah satunya dengan membantu mengontrol kadar kolesterol. Manfaat ini berasal dari kandungan allicin yang mampu menghambat pembentukan kolesterol jahat (LDL) di hati. Dengan berkurangnya kadar LDL dan kolesterol total, risiko penumpukan lemak di pembuluh darah yang dapat memicu penyumbatan pun ikut menurun.
Kolesterol yang lebih terkontrol berperan penting dalam menjaga kelancaran aliran darah, sementara tekanan darah yang stabil membantu jantung bekerja lebih optimal dalam memompa darah ke seluruh tubuh. Selain itu, bawang putih juga memiliki sifat antiplatelet, yaitu kemampuan untuk membantu mencegah penggumpalan darah akibat penumpukan kolesterol di arteri maupun vena, sehingga risiko penyakit jantung dapat ditekan.
Sejalan dengan itu, Healthline melaporkan bahwa tinjauan penelitian tahun 2018 dan 2016 menunjukkan konsumsi bawang putih, terutama dalam bentuk suplemen selama lebih dari dua bulan, dapat menurunkan kadar kolesterol total dan LDL hingga sekitar 10 persen, terutama pada individu dengan kadar kolesterol yang sedikit meningkat. Namun, bawang putih tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap kadar kolesterol baik (HDL) maupun trigliserida.
3. Dapat Membantu Mengurangi Flu
Bawang putih mengandung alliin yang akan berubah menjadi allicin saat bawang putih dihancurkan, dicincang, atau dikunyah. Senyawa allicin ini merupakan komponen bioaktif utama bawang putih dan berperan penting dalam memberikan efek kesehatan. Allicin mengandung sulfur yang memberikan aroma dan rasa khas pada bawang putih.
Meski sifatnya tidak stabil dan cepat berubah menjadi senyawa sulfur lainnya, zat-zat inilah yang diyakini berkontribusi terhadap manfaat medis bawang putih. Senyawa tersebut dapat membantu meningkatkan respons sel darah putih tertentu ketika tubuh menghadapi virus, termasuk virus penyebab flu dan pilek. Sejalan dengan itu, bawang putih dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh serta mencegah infeksi virus. Karena kandungan allicin yang bersifat antivirus, bawang putih dipercaya mampu membantu meringankan gejala flu dan pilek.
4. Mencegah Gangguan Fungsi Otak
Manfaat bawang putih dalam menjaga kesehatan otak tidak terlepas dari kemampuannya membantu mengontrol tekanan darah dan kadar kolesterol. Tekanan darah dan kolesterol yang tidak terkontrol dapat merusak pembuluh darah kecil di otak. Kondisi ini berisiko meningkatkan gangguan fungsi otak, seperti penurunan daya ingat dan kemampuan berpikir, serta memicu penyakit neurodegeneratif seperti Alzheimer dan demensia.

Presiden Prabowo Hadiri Panen Raya TNI: Hari Ini Saya Bahagia
Taruhan 3 Hektar Kebun Sawit Rp 420 Juta demi Final Spanyol vs Argentina Viral, Vincent jadi Saksi
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Jadwal dan Link Live Streaming Persebaya Surabaya vs PSIS Semarang Hari Ini, Kick-off 15.30 WIB di Gelora Bung Tomo
Resmi! Daftar Susunan Pemain Persebaya Surabaya vs PSIS Semarang, Alex Martins Starter, Ramadhan Sananta Cadangan
Atlet Golf Putri Indonesia Diduga Diculik, Sedang Rayakan Ultah Nenek di Restoran Tiba-tiba Disergap 5 Pria
PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Minta Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers
Prediksi Susunan Pemain Persebaya Surabaya vs PSIS Semarang: Alex Martins Jadi Mesin Gol Baru Green Force
Prediksi Skor Spanyol vs Argentina di Final Piala Dunia 2026: La Roja Siap Gagalkan Mimpi Indah Lionel Messi Cs
Jude Bellingham dan Harry Kane Cadangan! Ini Susunan Pemain Prancis vs Inggris di Perebutan Peringkat Ketiga Piala Dunia 2026
