Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 22 November 2024 | 07.46 WIB

Ketua KPU Sebut Debat Kedua Pilwali Surabaya Bukan Sekadar Formalitas

Komisi Pemilihan Umum (KPU) menjadwalkan debat publik kedua Pemilihan Wali (Pilwali) Kota Surabaya pada Kamis malam, 21 November 2024. (Novia Herawati/JawaPos.com) - Image

Komisi Pemilihan Umum (KPU) menjadwalkan debat publik kedua Pemilihan Wali (Pilwali) Kota Surabaya pada Kamis malam, 21 November 2024. (Novia Herawati/JawaPos.com)

JawaPos.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) menjadwalkan debat publik kedua Pemilihan Wali (Pilwali) Kota Surabaya pada Kamis malam, 21 November 2024. Debat ini juga menjadi panggung terakhir bagi pasangan calon.

Berlokasi di Hotel Mercure Mirama, Darmo, KPU memilih "Memajukan dan Menyelesaikan Persoalan Daerah” sebagai tema debat pamungkas Pilwali Surabaya.

Dalam sambutannya, Ketua KPU Surabaya Soeprayitno mengatakan bahwa debat terbuka ini menjadi kesempatan bagi pasangan calon untuk memikat hati masyarakat Kota Pahlawan.

Sekaligus ujian bagi pasangan calon untuk memaparkan visi misi, program kerja yang konkret dan realistis, dalam rangka memajukan Kota Surabaya ke arah yang lebih baik.

"Saya ingin menggarisbawahi bahwa debat ini bukan sekadar formalitas, tetapi salah satu sarana bagi masyarakat untuk mengetahui lebih jauh tentang calon pemimpin," ujar Soeprayitno.

Oleh karena itu, masyarakat diharapkan dapat mengkaji program yang dipaparkan pasangan calon. Ini bisa menjadi bahan pertimbangan sebelum menyalurkan hak suaranya pada hari pencoblosan, Rabu, 27 November 2024.

"Kita semua berharap agar setiap pasangan calon dapat menyampaikan gagasan mereka secara terbuka, adil, dan dapat dipertanggungjawabkan," imbuhnya.

Tak lupa, pria yang akrab disapa Nano itu juga mengajak masyarakat Surabaya untuk berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan Pilkada Serentak 2024. Yakni dengan tetap menyalurkan hak pilih.

"Mari kita jaga bersama keharmonisan dan kedamaian di tengah perbedaan, karena bagaimanapun kita bagian dari keluarga besar masyarakat Surabaya," tukas Nano.

Sebelumnya, Pemilihan Wali Kota Surabaya 2024 sudah dipastikan hanya diikuti pasangan calon tunggal. Mereka adalah Eri Cahyadi-Armuji. Sebab, seluruh partai politik memutuskan untuk kompak mengusung petahana.

Eri-Armuji berhasil memborong surat rekomendasi dari 18 partai politik. Terdiri dari 10 parpol parlemen dan 8 parpol non parlemen. Mau tak mau benda abstrak bernama kotak kosong lah yang menjadi lawan politik mereka.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore