Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 16 Juli 2024 | 20.27 WIB

Sukseskan Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan 2024, Ketua TP PKK Sriatun Tinjau Pelaksanaan MPLS di Sidoarjo

Bunda PAUD Sriatun Subandi tinjau kegiatan MPLS bagi siswa baru di SDN Bulusidokare dan SD Hangtuah 9 Candi Sidoarjo. (Pemkab Sidoarjo) - Image

Bunda PAUD Sriatun Subandi tinjau kegiatan MPLS bagi siswa baru di SDN Bulusidokare dan SD Hangtuah 9 Candi Sidoarjo. (Pemkab Sidoarjo)

JawaPos.com–Kegiatan belajar mengajar tahun ajaran 2024/2025 serentak memulai pembelajaran hari ini (15/7). Diawali dengan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi siswa baru.

Plt Ketua TP PKK Sriatun Subandi yang juga Bunda PAUD Kabupaten Sidoarjo didampingi Ketua Pokja 2 serta Kepala Dinas Pendidikan Sidoarjo Tirto Adi melakukan kunjungan ke SDN Bulusidokare dan SD Hangtuah 9 Candi Sidoarjo. Tawa dan canda disuguhkan Sriatun beserta rombongan di hadapan 50 orang anak siswa baru di SD Bulusidoakare yang dibagi menjadi 2 rombongan belajar.

Sesekali melontarkan pertanyaan dan kemudian memberi reward bagi siswa-siswa kelas satu. Kelucuan dan kelincahan juga tampak pada siswa-siswi kelas 1 SD Hangtuah 9 Candi. Pada ajaran baru ini memiliki siswa sebanyak 34 orang.

”Alhamdulillah pada hari ini saya bisa melakukan kunjungan dalam pelaksanaan MPLS di SD Bulusidokare dan SD Hangtuah 9, hari ini saya mendapatkan kesempatan bercengkerama bersama anak didik yang baru,” papar Sriatun Subandi.

Selain ingin mengetahui jumlah siswa yang masuk pada tahun ajaran baru, dia juga ingin melihat kondisi sekolah serta ruang-ruang belajar yang digunakan siswa dalam belajar.

”Di beberapa sekolah masih ditemukan ruang kelas yang kurang mencukupi, bahkan tidak layak,” ucap Sriatun Subandi.

Sriatun menyampaikan, bagi siswa kelas satu pembelajarannya masih semi bermain. Sebab masa transisi dari sekolah TK ke sekolah dasar. Butuh kelas yang mendukung dalam proses belajar mengajar.

Menurut dia, kelas yang nyaman dan bersih serta dilengkapi media pendukung pembelajaran seperti gambar-gambar di dinding dan alat peraga membuat anak didik betah dalam proses belajar karena suasana di kelasnya menyenangkan.

”Harapan ke depan untuk tambahan-tambahan alat bisa ditambah lag, dinas pendidikan akan selalu berupaya mencukupi jika ada teknik baru yang bisa digunakan dalam meningkatkan dan memudahkan dalam proses belajar mengajar,” ujar Sriatun Subandi.

Dia berpesan kepada dewan guru untuk sabar, semangat, mendidik anak-anak membentuk karakter, serta mencerdaskan anak didik, khususnya bagi siswa yang berkebutuhan khusus. Dia juga berpesan kepada guru dan orang tua memberikan pendidikan formal diselingi pendidikan agama. Sebab pendidikan agama mengajarkan akhlak yang baik.

”Akhlak menjadi fondasi penting dalam menjalankan kehidupan. Saya ingin anak-anak di Sidoarjo memiliki akhlak yang baik, sukses, serta membanggakan orang tua. Menjadi anak yang bermanfaat bagi keluarga serta nusa dan bangsa,” papar Sriatun Subandi.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore