Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 11 Juni 2024 | 13.42 WIB

Sayembara Desain Eks THR-TRS Segera Dibuka, Wali Kota Surabaya Targetkan Akhir Juli Ada Pemenang

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meninjau eks Taman Hiburan Rakyat (THR) dan Taman Remaja Surabaya (TRS). - Image

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meninjau eks Taman Hiburan Rakyat (THR) dan Taman Remaja Surabaya (TRS).

JawaPos.com–Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menginstruksikan percepatan revitalisasi Eks Taman Hiburan Rakyat (THR) dan Taman Remaja Surabaya (TRS). Dia juga meminta agar sayembara desain Eks THR-TRS dilakukan percepatan.

”Saya minta sayembara, Juni ini sudah dibuka. Karena hasilnya (sayembara) sudah akan saya lakukan pada Juli,” kata Wali Kota Eri.

Wali Kota Eri menjelaskan, revitalisasi tahap awal, akan difokuskan pada lahan Eks TRS seluas 1,7 hektare, dengan anggaran sekitar Rp 3 miliar–Rp 4 miliar. Area ini akan dijadikan ruang terbuka untuk konser, slalom, dan event lain.

”Jadi 1,7 hektare yang di depan itu akan kita fokuskan dulu. Nanti dengan sayembara, setelah itu baru kita kerjakan. Insya Allah Juli atau awal Agustus selesai,” jelas Eri.

Di kesempatan berbeda, Kepala Bidang Bangunan dan Gedung Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang (DPRKPCKTR) Kota Surabaya Iman Krestian menjelaskan, percepatan sayembara desain dilakukan atas instruksi Wali Kota Eri.

”Rencana dibuka awal Juli, tapi Pak Wali minta ada percepatan. Jadi kemungkinan Juni ini sudah mulai launching untuk sayembara desain,” kata Iman.

Menurut dia, peserta sayembara akan diberikan waktu selama satu bulan untuk menyelesaikan desain. Pihaknya berharap, pemenang sayembara sudah terpilih pada akhir Juli.

”Jadi sekitar akhir Juli seleksi pemenang. Harapannya pada waktu hari kemerdekaan sudah ada desain yang dihasilkan,” ujar Iman Krestian.

Selain itu, Iman juga menjelaskan, progres revitalisasi Eks THR-TRS, saat ini, pihaknya fokus melakukan pembersihan dan normalisasi gedung bangunan kolam renang. Meski struktur bangunan masih kuat, dari segi utilitas maupun kelistrikan sudah tidak layak.

”Struktur bangunan masih aman, tapi secara arsitektural, utilitas, kelistrikan, sudah hancur semua. Jadi fungsi kita kembalikan nol dulu,” beber Iman Krestian.

Di samping normalisasi bangunan gedung kolam renang, pihaknya juga akan melakukan pembongkaran pada eks Gedung Srimulat. Pembongkaran itu dilakukan karena kondisi bangunan sudah rapuh.

”Nanti ada gedung baru. Karena posisinya gedung itu (Eks Gedung Srimulat) susah untuk dioptimalkan lagi. Karena zaman dulu dan sekarang untuk performance dan macam-macam kebutuhan beda. Jadi kita bikin gedung pertunjukan baru,” papar Iman Krestian.

Menurut dia, gedung baru tersebut akan difungsikan sebagai tempat pertunjukan indoor dengan standar modern. Sedangkan untuk kapasitas, direncanakan bisa menampung sekitar 5.000 orang.

”Pembangunan gedung indoor kemungkinan tahun depan, karena anggaran tahun ini tidak disiapkan atau mungkin kalau ada investor yang masuk. Yang jelas kita biarkan (rata), kosong dulu,” ungkap Iman Krestian.

Selain gedung pertunjukan baru, pihaknya juga menyiapkan dua area plaza terbuka. Nanti dilapisi aspal untuk fungsionalitas yang lebih maksimal. Seperti untuk pameran otomotif, slalom, konser, dan event lain.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore