
Wali Kota Eri Cahyadi dan Wakil Wali Kota Surabaya Armuji saat Konser Puncak HJKS ke-731 di Balai Kota Surabaya.
JawaPos.com–Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya sukses menggelar Konser Puncak Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-731 di Balai Kota Surabaya, Jumat (7/6) malam. Gelaran konser gratis itu, disambut antusiasme ribuan penonton dengan langsung memenuhi setiap sudut Balai Kota Surabaya.
Konser Puncak HJKS ke-731 itu menghadirkan penampilan spesial dari musisi papan atas Gildcoustic, dengan vokalis Gilga Sahid. Ada pula penampilan dari musisi lokal Kota Pahlawan, Princessia. Tak kalah menarik, penampilan kidungan jula-juli dan dagelan Kartolo CS pun sukses mengundang gelak tawa penonton malam itu.
Pada kesempatan itu, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi didampingi Wakil Wali Kota Surabaya Armuji menyampaikan terima kasih kepada ribuan penonton yang hadir dalam Konser Puncak HJKS ke-731 di Balai Kota Surabaya. Antusiasme penonton yang memadati Balai Kota Surabaya sangat luar biasa.
”Ini menjadi bukti bahwa Balai Kota bisa menjadi tempat untuk beribadah, maupun tempat konser. Hal ini juga sebagai tanda bahwa Surabaya butuh tempat yang besar untuk mengadakan konser atau pertunjukan,” kata Wali Kota Eri.
Dia mengaku, gelaran Konser Puncak HJKS ke-731 merupakan masukan dari Gen Z di Kota Pahlawan. Masukan tersebut diterima Wali Kota Eri melalui musyawarah kelurahan (muskel) dan musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang).
”Ini adalah masukan dan usul dari teman-teman Gen Z, nanti insya Allah di Balai Kota ini juga ada lomba stand up comedy, dan lomba band dalam menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia,” ungkap Eri.
Melihat antusiasme masyarakat, Wali Kota Eri menjelaskan, Pemkot Surabaya telah menyiapkan lokasi pengganti, apabila hendak menggelar konser musik. Yakni, melakukan revitalisasi eks Taman Hiburan Rakyat (THR) dan Taman Remaja Surabaya (TRS) sebagai tempat hiburan, wisata, sekaligus kesenian, bagi anak-anak muda Kota Pahlawan.
”Sehingga kenapa saya mengambil sebuah kebijakan untuk menjadikan Taman Remaja Surabaya (TRS) sebagai tempat konser? karena saya melihat antusiasmenya seperti ini. Insya Allah di Taman Remaja akan kita jadikan tempat konser dan tempat berkembangnya anak muda Kota Surabaya,” jelas Eri.
Dalam proses revitalisasi eks THR-TRS, Pemkot Surabaya akan mulai melakukan pengaspalan dengan seluas 1,3 hektare, yang akan digunakan sebagai lokasi konser musik. Nanti, pada Juli ditargetkan selesai, sehingga pada Agustus dapat diresmikan Wali Kota Eri. Pada peresmian tempat konser itu, Wali Kota Eri berencana mengundang sejumlah musisi papan atas.
”Insya Allah pada waktu peresmian tempat konser kita akan mengundang Mas Gilga dengan Mbak Happy Asmara, juga dengan Sheila On 7 kalau kita bisa bertemu. Sekarang kami masih mencoba menghubungi Mas Duta (manajemen) Sheila On 7,” jelas Eri.
Wali Kota Eri berharap eks THR-TRS dapat menjadi tempat hiburan, wisata, sekaligus kesenian bagi anak-anak muda Kota Pahlawan. ”Mimpi anak muda Surabaya akan kita wujudkan pada 2024 sampai berikutnya. Hari ini adalah bagaimana mengembangkan Gen Z, karena pembangunan Kota Surabaya di tahun berikutnya akan diisi Gen Z,” ucap Eri.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Malaysia vs Vietnam: Superkomputer Jagokan The Golden Star Warriors
Soal Penolakan Pembangunan Gereja di Citraland, Wali Kota Eri: Tidak Sesuai Site Plan
Prediksi Skor Singapura vs Thailand: Ilhan Fandi Jadi Ancaman, Tuan Rumah Bisa Bikin Kejutan
Persebaya Surabaya Siapkan Penyerang Pengganti Alex Martins di Super League
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Sabah FC vs Persib Bandung: Pangeran Biru Bidik Puncak Dewata Challenge Series 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Kasus Penjahit Rasis Bali Kembali Diperbincangkan, Diduga Ada Intimidasi Saat Audiensi
