Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 16 Mei 2024 | 00.56 WIB

Ribuan Kasus TBC Terdeteksi di Surabaya Meningkat 20 Persen

Ilustrasi TBC. Boldsky - Image

Ilustrasi TBC. Boldsky

JawaPos.com–Surabaya belum terbebas dari belenggu penyakit Tuberkulosis (TBC). Dinas Kesehatan Surabaya (Dinkes) mendeteksi ada 3.228 terdeteksi dini target estimasi 16.127 kasus di Kota Surabaya.

Angka tersebut target bulanan, per 30 April. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya Nanik Sukristisna menuturkan, angka tersebut juga meningkat sebesar 20 persen. Dengan kenaikan itu, pihaknya berkomitmen mengurangi prevalensi TBC di Surabaya.

”Kita upaya dengan beberapa strategi seperti skrining pasif dan aktif. Target prioritas kami adalah kelompok-kelompok berisiko tinggi,” ungkap Nanik Sukristina di Balai Kota Surabaya.

Nanik menyebutkan, skrining pasif juga digeber. Difokuskan kepada kelompok-kelompok seperti pasien HIV, diabetes, anak-anak dengan gizi buruk, pasien ISPA/Pneumonia, pasien Covid-19, dan calon jemaah haji.

”Untuk skrining aktif pencegahan Tuberkulosis melibatkan lintas sektor untuk memeriksa masyarakat secara luas dan meningkatkan kesempatan deteksi dini yang lebih besar,” ujar Nanik Sukristina.

Nanik mengimbau agar peran pendampingan oleh Pengawas Menelan Obat (PMO) dan Peer Educator (mantan pasien TBC RO yang diberdayakan kembali untuk mendukung dan mencegah terjadinya mangkir atau putus obat).

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore