Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 21 April 2024 | 00.15 WIB

Taksi Bluebird sudah Beroperasi di Bandara Internasional Dhoho Kediri meski Izin Operasional Belum Lengkap, Begini Alasannya

Ilustrasi taksi Bluebird.

 
 
JawaPos.com - Moda transportasi di Bandara Dhoho Kediri kini bertambah setelah taksi Bluebird melengkapi sejumlah kendaraan umum yang sudah beroperasi dahulu.
 
 
Ada lima taksi Bluebird yang kini telah beroperasi mengangkut penumpang di Bandara Dhoho. Meskipun demikian, taksi yang identik dengan warna biru muda tersebut belum sepenuhnya memenuhi izin operasional.
 
Sementara ini, hanya syarat driver harus warga Kediri yang sudah dipenuhi. Sedangkan untuk persyaratan lainnya masih dalam proses pemenuhan.
 
“Yang bisa dipenuhi kemarin baru soal driver warga Kediri, syarat lainnya masih proses,” ujar Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan Dinas Perhubungan Kabupaten Kediri Yudha Nur Ari, Jumat (19/4) seperti dikutip dari Radar Kediri.
 
Syarat lain yang harus dipenuhi antara lain kantor cabang harus didirikan juga di Kediri, dan pelat nomor kendaraan angkutan umum harus AG. Sedangkan taksi Bluebird yang kini beroperasi masih ber-pelat L atau pelat kendaraan Surabaya.
 
Sementara itu, alasan taksi Bluebird boleh beroperasi di Bandara Dhoho Kediri meskipun izin operasionalnya belum terpenuhi seluruhnya, Yudha menyatakan karena faktor kebutuhan.
 
Meski demikian, pihaknya akan melakukan evaluasi bersama pihak Angkasa Pura I terkait hal tersebut.
 
Di sisi lain, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemkab Kediri Sukadi menyebut, terkait perizinan taksi tersebut secara administratif sudah tuntas, baik itu dari pihak Pemkab maupun Pemkot Kediri.
 
“Kewajiban perizinan dengan pemkab dan pemkot sudah klir,” tegas Sukadi.
 
Seperti diberitakan sebelumnya, Bandara Dhoho Kediri yang resmi beroperasi sejak Jumat (5/4), juga diikuti masuknya moda transportasi umum bandara.
 
Setidaknya ada tujuh layanan yang siap melayani penumpang dari dan menuju Bandara Dhoho, yaitu Grab, Gojek, Maxim, Bluebird, Trac, Damri, hingga Harapan Jaya.
 
 
Masing-masing dari ketujuh angkutan umum tersebut menyediakan jumlah armada yang berbeda-beda. Misalnya DAMRI menyediakan dua bus, Harapan Jaya sebanyak lima bus, serta Grab menyumbang sepuluh mobil. (*)
 
 
 
 
 
Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore