Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 5 Maret 2024 | 05.03 WIB

Dua Kantor Layanan Masyarakat Serta Bangunan Lainnya Kena Imbas Ledakan pada Kantor Tim Gegana Polda Jatim

Kondisi salah satu langit-langit bangunan sekitar lokasi ledakan.

JawaPos.com–Sejumlah bangunan terkena dampak dari ledakan di markas Sub Den Detasemen Gegana Satbrimob Polda Jatim di Jalan Gresik, Surabaya, pada Senin (4/3). Mayoritas bangunan mengalami kerusakan di bagian kaca.

Kerusakan itu terjadi karena posisi bangunan berdekatan dengan markas tempat ledakan terjadi. Berdasar infromasi yang diperoleh Radar Surabaya (JawaPos Grup) Senin (4/3), dampak ledakan itu juga terasa di kaca beberapa ruangan di Kecamatan Krembangan dan Kodim 0830 Surabaya Utara.

Saman, staf pengurus barang di Kecamatan Krembangan, menyebutkan bahwa kerusakan tidak hanya kaca. Terdapat 10 lampu rusak dan enam atap retak. Selain itu, dua atap yang pecah atau ambrol dan satu pintu yang lepas. ”Ledakannya keras, saya tidak tahu apa yang meledak,” kata Saman.

Seorang warga sekitar, Ari, mengatakan bahwa beberapa kaca di markas Kodim juga mengalami kerusakan akibat ledakan tersebut. ”Ada kaca yang pecah di kantor kecamatan dan di Kodim,” tutur Ari.

Menurut dia, ledakan pertama kali terdengar sangat keras. ”Saya kira ban truk. Ledakan biasanya dari ban truk, sudah biasa di sini tapi ini tadi lebih keras,” tutur Ari.

Pada pukul 10.19 WIB, Ari hendak menjemput istri dan mendengar ledakan yang cukup kuat. Ledakan tersebut terdengar dua kali dengan kekuatan ledakan yang sama keras. Kemudian, jalan di sekitar lokasi disterilkan dan dia memilih masuk rumah.

”Saya tidak tahu pasti dari sisi mana ledakan itu. Terdengar sangat keras dari rumah, tapi tidak sampai ada kerusakan. Saya juga tidak melihat ambulans keluar masuk (markas Brimob),” ungkap Ari.

Sebelumnya, ledakan terjadi di kantor Sub Den Detasemen Gegana Satbrimob Polda Jatim di Jalan Gresik, Kelurahan Morokrembangan, Krembangan Surabaya, pada Senin (4/3) pukul 10.19 WIB. Ledakan tersebut menyebabkan kerusakan pada beberapa bangunan dan satu mobil.

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Imam Sugianto menyatakan, ledakan berasal dari sisa-sisa bahan peledak yang akan dihancurkan atau didisposisikan. Kebetulan Jibom Gegana Polda Jatim belum memiliki gudang yang standar, sehingga sisa-sisa bahan peledak disimpan di sebelah kantor Den Gegana.

”Jadi sisa-sisa bahan peledak itu disimpan di sebelah kantornya Den Gegana. Pagi tadi meledak, alhamdulillah sementara tidak ada korban jiwa, kerugian materi kantor sama satu mobil berisi perlengkapan untuk meledakkan Jibom,” ujar Imam.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore