Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 29 Februari 2024 | 17.14 WIB

Harga Beras Premium Terus Melonjak! Pemkot Surabaya Imbau Warga Konsumsi Beras Medium, Kualitas dan Rasa Tak Beda Jauh

Warga membeli beras murah di salah satu warung milik Pemkot Surabaya. (Radar Surabaya) - Image

Warga membeli beras murah di salah satu warung milik Pemkot Surabaya. (Radar Surabaya)

JawaPos.com – Mendekati Bulan Puasa yang tinggal hitungan hari, Pemkot Surabaya memastikan jika ketersediaan bahan pangan jelang Ramadan aman, bahkan cukup hingga Lebaran.

Selain itu, Pemkot Surabaya juga mengaku sudah mempersiapkan sejumlah upaya tambahan untuk mengantisipasi lonjakan harga beras.

Ketua Tim Kerja Pengendalian dan Distribusi Perekonomian Pemkot Surabaya, Agung Supriyo Wibowo menjelaskan jika indeks kecukupan pangan di Surabaya aman.

Nilainya berada di angka 2,06, yang artinya ketersediaan bahan pangan berada di atas ambang batas aman.

“Stok pangan di Surabaya, Alhamdulillah, untuk bulan Februari ini tercukupi karena indeks kecukupan pangan kita 2,06. Kalau 1, itu imbang antara kebutuhan dengan ketersediaan, sedangkan kita sudah berada di angka 2,06,” ungkapnya pada Rabu (28/2), dilansir dari Radar Surabaya.

Walaupun dipastikan aman, kenaikan harga bahan pokok (bapok) tetap tak terbendung, terutama terjadi pada beras premium, yang mana harga eceran tertinggi (HET) beras premium di angka Rp 13.900 per kilogram.

“Memang untuk saat ini yang menjual Rp18.000 sampai Rp17.500,” terangnya.

Oleh karenanya, Pemkot mengimbau masyarakat untuk mengonsumsi beras medium. Untuk perihal kualitas, jenis tersebut disebut cukup berkualitas. Begitu pun dengan soal rasa yang tidak jauh beda dengan premium.

“Karena itu, pemkot mengimbau masyarakat supaya bisa memakai beras medium, sebenarnya rasanya sama. Cuma memang mungkin imejnya masyarakat, harus makan beras merek tertentu,” ungkapnya.

Agung menyatakan bahwa pemkot telah bekerja sama dengan Bulog guna menggelontorkan beras stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP). Nantinya, harga yang dipatok untuk beras SPHP adalah Rp10.900 per kilogram.

“Kios TPID menjual beras dengan harga murah dan kualitasnya juga bagus. Dan memang di sana dibatasi harga maksimal Rp 10.900 untuk masyarakat umum. Kios TPID juga melayani pedagang untuk dijual lagi,” pungkasnya.

***

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore