
Kepala Dinsos Anna Fajriatin. Pemkot Surabaya untuk JawaPos
JawaPos.com–Dinas Sosial (Dinsos) Surabaya telah memfasilitasi warga Kampung 1001 Malam untuk mendapatkan tempat tinggal layak sampai lapangan pekerjaan. Proses pemindahan warga masih bergulir sembari menunggu ketersedian tempat tinggal.
Kepala Dinsos Surabaya Anna Fajriatin mengatakan, sesuai dengan jumlah kepala keluarga (KK) berdasar data Dinsos Surabaya, pemindahan warga untuk gelombang ketiga ada 46 KK. Puluhan KK itu, segera direlokasi ke Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Pakal dalam waktu dekat.
”Pendekatan kami menyesuaikan KK, bukan dari pendekatan jumlah rumah,” jelas Anna.
Menurut Anna, ketika ada tambahan jumlah KK, dinsos akan berkoordinasi dengan kelurahan dan kecamatan di wilayah Krembangan. Dari 46 KK itu, sebagian besar sudah siap untuk dipindah ke Rusunawa Pakal.
Anna memastikan, 46 KK itu bukan hanya mendapatkan tempat tinggal di Rusunawa Pakal. Puluhan KK itu juga mendapatkan pekerjaan, bagi yang belum mempunyai penghasilan tetap.
”Jadi, totalnya 46 KK ya, bukan 108 KK. Karena di sana itu ada orang yang punya rumah, kemudian dikontrakkan, nah itu bisa jadi 108. Nah yang kontrak itu, bisa jadi bukan warga Surabaya,” papar Anna.
Sedangkan 44 KK yang sebelumnya direlokasi pada gelombang kedua, 32 KK di antaranya telah mendapat pekerjaan dan tempat tinggal di Rusunawa Sumur Welut. Kemudian, ada 12 KK sebagian kembali ke tempat asalnya dan ada yang sedang proses pengurusan administrasi kependudukan (adminduk). Hingga ada juga pindah ke tempat yang dekat dari tempat kerjanya.
Terkait relokasi warga Kampung 1001 Malam, Anna menyatakan, pemkot tidak membiarkan warga begitu saja tanpa adanya perhatian dan kejelasan. Mantan Camat Gunung Anyar itu menyampaikan, hingga kini, pemkot masih melakukan pendampingan kepada warga Kampung 1001 Malam.
Dia menambahkan, belasan KK yang sebelumnya tinggal di sisi kolong jembatan tol kawasan Lasem, Kelurahan Dupak, Kecamatan Krembangan, hingga kini masih menjadi perhatian Dinsos Surabaya.
”Pak Wali (Eri Cahyadi), tidak ingin warganya menderita. Ini kan sebuah proses yang dijalani bersama, pemkot pun tak tinggal diam. Kesulitannya apa, pasti kita selesaikan dan dampingi,” terang Anna.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
