Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 18 Desember 2022 | 22.23 WIB

2022, Pembangunan Manusia di Surabaya Masuk Kategori Sangat Tinggi

Photo - Image

Photo

JawaPos.com – Data Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan, pada 2022 ini indeks pembangunan manusia (IPM) di Kota Surabaya mengalami kenaikan cukup signifikan. Jika tahun lalu 82,31, tahun ini mencapai 82,74. Artinya, tumbuh sebesar 0,43 poin. Angka itu menjadi yang tertinggi di Jawa Timur.

Dari sisi kesehatan, bayi yang lahir di Kota Surabaya 2022 memiliki harapan hidup hingga 74,47 tahun. Angka itupun mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya, yaitu 74,18 tahun.

Demikian juga indikator pendidikan. Untuk komponen Harapan Lama Sekolah (HLS), pada 2022 ini tercatat sebesar 14,83. Atau, lebih tinggi 0,02 poin dibanding tahun sebelumnya,  yaitu 14,81. Adapun komponen pendidikan lainnya, yaitu Rata-rata Lama Sekolah (RLS), pada 2022 ini mencapai 10,51 atau naik 0,01 poin dibanding tahun lalu.

Secara garis besar, kualitas pembangunan manusia di Kota Surabaya masuk dalam kategori sangat tinggi. Sebab, memiliki nilai IPM di atas 80. ’’Kenaikan IPM itu tercapai buah darti kolaborasi dan gotong royong banyak pihak. Terutama dalam aspek pendidikan serta kesehatan,’’ kata Wakil Wali Kota (Wawali) Surabaya Armuji.

Selama ini, lanjut dia, komitmen pemkot terhadap persoalan pendidikan dan kesehatan memang tidak diragukan. ’’Kita lihat dari postur anggaran menunjukan fokus serta prioritas pembangunan Kota Surabaya dititik beratkan pada urusan pendidikan dan kesehatan. Masing-masing di atas 20 persen dari total kekuatan APBD sekitar Rp 11,2 triliun,’’ ujar mantan ketua DPRD Surabaya itu.

Beberapa kebijakan atau program urusan pendidikan dan kesehatan itu antara lain pendidikan gratis jenjang SD-SMP negeri serta bagi warga tidak mampu, pemberian seragam gratis bagi siswa MBR, pemberian beasiswa perguruan tinggi bagi warga MBR hingga implementasi jaminan kesehatan semesta (UHC) bagi warga ber-KTP Surabaya.

Armuji menambahkan, membangun kesadaran pola hidup bersih dan sehat juga dilakukan dengan menggalang partisipasi masyarakat. Misalnya, melalui Kader Surabaya Hebat (KSH) hingga bunda-bunda PAUD, yang pada 2023, insentif untuk mereka akan dinaikkan serta diberikan seragam dan sepatu untuk menunjang kinerjanya.

Selain itu, perhatian terhadap Lansia melalui Posyandu Lansia, pemberian permakanan serta pemberdayaan UMKM dalam berbagai program pemkot, juga turut membantu peningkatan taraf kehidupan warga Surabaya. ’’Kita akan terus meningkatkan kerja-kerja kerakyatan,’’ pungkasnya.

Editor: M Sholahuddin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore