Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 28 November 2022 | 13.15 WIB

Pemkot Surabaya Siapkan Panti Werdha Baru untuk Lansia di Sonokwijenan

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Surabaya Anna Fajriatin di Panti Griya Werdha di Jambangan, Kota Surabaya. Diskominfo Surabaya/Antara - Image

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Surabaya Anna Fajriatin di Panti Griya Werdha di Jambangan, Kota Surabaya. Diskominfo Surabaya/Antara

JawaPos.com–Pemerintah Kota Surabaya memberikan perhatian terhadap para orang tua yang sudah lanjut usia (lansia). Pemkot menyiapkan Panti Werdha baru di Sonokwijenan, Kecamatan Sukomanunggal.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Surabaya Anna Fajriatin mengatakan, penambahan panti baru dilakukan karena kapasitas Panti Griya Werdha di Jambangan, Surabaya sudah tidak mencukupi.

”Saat ini memang kami masih memakai tempat sementara di UPTD (Unit Pelaksana Teknis Daerah) Kalijudan. Nanti pada 2023, kami pindahkan ke Panti Werdha di Sonokwijenan,” kata Anna seperti dilansir dari Antara.

Anna menjelaskan, perbaikan di Panti Werdha Sonokwijenan membutuhkan effort yang besar. Sebab, dahulu tempat tersebut merupakan gedung sekolah sehingga belum dilengkapi kamar mandi di setiap ruangan.

”Pada 2023, dianggarkan Dinas Cipta Karya untuk perbaikan total di Sonokwijenan. Untuk sementara, kami rawat sebagian lansia di UPTD Kalijudan,” ujar Anna Fajriatin.

Menurut Anna, lansia yang dirawat dan tinggal sementara di UPTD Kalijudan adalah mereka yang mandiri. Artinya, para lansia itu bisa makan, mandi, ibadah, maupun melakukan aktivitas secara mandiri.

”Yang mandiri kami tempatkan di Kalijudan dan yang di bawah mandiri tetap tinggal di Jambangan,” terang Anna Fajriatin.

Anna juga mengatakan, saat ini Griya Werdha Jambangan dihuni sebanyak 185 lansia. Padahal untuk normalnya di tempat tersebut, kapasitasnya diisi 160 tempat tidur. Oleh sebab itu, Pemkot Surabaya menambah lokasi Panti Werdha di Sonokwijenan.

”Kami harus mengembangkan itu. Karena mohon maaf, kalau ada yang harus kami rawat, ya kami rawat, karena kasihan para orang tua itu,” tutur Anna Fajriatin.

Meski demikian, lanjut dia, pihaknya pun ingin membuka hati dan nurani masyarakat agar tidak serta merta menyerahkan orang tua mereka yang sudah lansia ke Panti Griya Werdha. Jika faktor ekonomi menjadi alasan, Pemkot Surabaya memastikan siap untuk memberikan intervensi kepada anak atau keluarganya.

”Saya berharap juga kepedulian anak-anak karena sekarang ini semakin banyak kami menerima surat (permohonan) yang sudah disertai surat pernyataan dari anak bersedia orang tuanya dirawat,” ucap Anna.

Anna menyatakan, Panti Griya Werdha seharusnya dikhususkan bagi lansia miskin telantar dan tidak memiliki keluarga. Namun, tetap saja masih ada pengajuan untuk tinggal di Griya Werdha meski lansia itu masih memiliki anak dan keluarga.

”Maka saya tidak serta merta mengambil orang tua itu. Tapi saya mendekati dahulu anak atau keluarganya. Kan kasihan, karena sebaik-baik perawatan itu ada di keluarganya,” papar Anna Fajriatin.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore