
Photo
JawaPos.com- Pemerintah Taiwan melalui Taiwan Education Center in Surabaya (Tecsid) kembali menghelat pameran pendidikan tinggi. Pameran tersebut menggandeng Asia University dan menghadirkan 47 universitas se-Taiwan. Pameran yang dihelat sejak Sabtu (12/3) hingga Minggu (13/3) bisa disaksikan secara daring melalui laman www.taiwanedufair.com.
Dirjen Kementerian Pendidikan Taiwan Nicole Yen Yi-Lee mengatakan, pihaknya terus membangun kerja sama pendidikan antara Taiwan dan Indonesia. ”Saat ini, kami terus menambah jumlah beasiswa Huayu Enrichment Scholarship untuk membantu mahasiswa Indonesia belajar bahasa Mandarin dan juga kebudayaan Taiwan,” jelasnya.
Kerja sama pendidikan juga diberikan melalui beasiswa ESIT (Elite Study in Taiwan). Sudah ada 200 dosen dari berbagai universitas di Indonesia yang mengambil pendidikan lanjutan melalui program tersebut. Hingga saat ini, tercatat ada 13 ribu mahasiswa Indonesia yang sedang melanjutkan di Taiwan.
Sementara itu, Direktur Taipei Economic and Trade Office (TETO) Surabaya Dean Shiang-Lin menyampaikan bahwa jumlah pelajar Indonesia di Taiwan setiap tahun selalu bertambah. ”Ini menunjukan bahwa Taiwan menjadi salah satu primadona bagi para pelajar dari Indonesia untuk melanjutkan pendidikannya,” paparnya.
Nicole menambahkan bahwa pendidikan di Taiwan menawarkan ruang yang luas bagi berbagai jenis keahlian. ”Termasuk pendidikan technical and vocational, seperti bidang agrikultur, keperawatan, dan engineering,” tuturnya.
Dirjen Pendidikan Tinggi Kemendibudristek Indonesia Prof Nizam menjelaskan bahwa perguruan tinggi harus tetap relevan dengan revolusi industri 4.0 Kampus harus mempersiapkan mahasiswa dengan kemampuan adaptif, literasi digital, kompetensi multidisiplin.
Dalam revolusi industri 4.0, lanjut dia, akan banyak pekerjaan yang tergantikan dengan robot dan otomatisasi. Karena itu, peningkatan kualitas SDM wajib dilakukan.
Dikatakan, Taiwan dengan kemajuan teknologinya menawarkan kesempatan bagi pelajar Indonesia untuk mempelajari perkembangan tersebut. Harapannya keilmuan mereka bisa diaplikasikan untuk kemajuan Indonesia.
Dalam pameran tersebut juga memberikan pengalaman berbeda dengan menghadirkan virtual booth dalam bentuk 3 dimensi. Cara ini dianggap merupakan salah satu strategi yang efektif untuk menyiasati penyebaran Covid-19 yang masih terjadi. Perwakilan universitas bisa memaparkan profil mereka dari mana saja, begitupun peserta bisa mengakses dengan berbagai platform.

14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Korban Dicekoki Miras Hingga Tak Sadar, Pelaku Pemerkosaan Cipondoh Masih Dicari
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
