Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 15 Januari 2024 | 20.37 WIB

Tunggu Rilis! Kereta Cepat Whoosh Bakal Terintegrasi hingga Surabaya

Kereta Cepat Jakarta-Bandung/Indonesia secara resmi kini memiliki nama sebutan yakni “Whoosh”./ (DERY RIDWANSAH/ JAWAPOS.COM) - Image

Kereta Cepat Jakarta-Bandung/Indonesia secara resmi kini memiliki nama sebutan yakni “Whoosh”./ (DERY RIDWANSAH/ JAWAPOS.COM)

JawaPos.com – Pemerintah menunjukkan keseriusannya dalam peningkatan konektivitas dan mobilitas di berbagai wilayah Indonesia, salah satunya dengan mengembangkan moda transportasi yang terbilang masih baru, yakni Kereta Cepat Whoosh.

Usai Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada tanggal 2 Oktober 2023 lalu, Pemerintah kini dikabarkan tengah menggodok rencana kelanjutan proyek kereta cepat tersebut agar tembus sampai ke Surabaya.

Dilansir JawaPos.com dari website resmi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, pada Senin (15/1), Menteri Negara Koordinator Airlangga membenarkan terkait adanya perencanaan pengembangan proyek kereta whoosh hingga ke Surabaya.

“Jadi kita akan lihat kereta ini karena memang kalau sudah sampai Bandung tanggung, kalau bisa dilanjutkan. Kemarin sudah dirapatkan di dalam PSN dengan Bapak Presiden, jadi kita coba ke depan untuk menyambung dari Bandung ke Jogja Surabaya,” jelas Airlangga.

Disisi lain, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan bahwa, pembangunan konstruksi kereta cepat Jakarta-Surabaya tersebut akan lebih mudah direalisasikan berkat kesuksesan kereta cepat Jakarta-Bandung yang telah diresmikan sebelumnya.

“Kita letakkan dasar-dasar itu akan lebih mudah karena kita sudah mengalami susah mudahnya membangun, men-design, membebaskan tanah, meng-install, mengoperasikan, mengkomunikasikan kepada masyarakat. Insya Allah bisa kita lakukan,” kata Menhub Budi, Jakarta, Rabu (20/12), seperti yang dikutip JawaPos.com dari Antara.

Kereta cepat Jakarta-Surabaya dengan jarak lebih jauh yakni mencapai 900 Kilometer ini, menurutnya akan lebih ekonomis dibandingkan Whoosh yang telah ada, baik dari segi biaya maupun jarak tempuh yang diperkirakan hanya membutuhkan waktu 2 jam saja.

“Makin panjang kereta cepat ini makin ekonomis. Bisa dibayangkan jarak Jakarta-Surabaya yang 900 km bisa dicapai kira-kira 2 jam, jadinya ini akan kompetitif dibandingkan dengan menggunakan pesawat,” tuturnya.

Menhub Budi juga menyinggung terkait pembiayaan yang akan sulit jika sumbernya hanya mengandalkan sepenuhnya dari anggaran negara saja.

Oleh karenanya, proyek kereta cepat Jakarta-Surabaya direncanakan akan menggunakan creative financing atau menggaet investor dalam pengembangannya nanti.

“Dengan keterbatasan APBN, kami bisa lakukan proyek kereta cepat Jakarta-Surabaya dengan creative financing. Artinya akan ada investor yang menghubungkan Jakarta sampai Surabaya dengan kereta cepat,” katanya.

Langkah pertama yang akan dilakukan dalam proyek tersebut, Menhub Budi mengatakan bahwa, pemerintah akan terlebih dulu melakukan design engineering bersama investor kereta cepat Jakarta-Surabaya.

Lalu, pemerintah akan menggelar tender. Dan selanjutnya, akan segera memulai pembangunan proyek kereta cepat Jakarta-Surabaya ini.

Sayangnya, terkait waktu pelaksanaan pembangunan proyek kereta cepat Jakarta-Surabaya ini masih belum dipastikan tanggal pastinya hingga sekarang.

Kendati demikian, Pemerintah diketahui masih terus melakukan persiapannya.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore