Tiang listrik di sekitar kediaman Khotijah di Sidoarjo. (Dimas Nur Apriyanto)
JawaPos.com - PLN akhirnya merespons terkait berita viral mengenai pemindahan tiang listrik di kediaman Khotijah yang berlokasi di Sidokepung, Sidoarjo. Miftachul Farqi Faris selaku Manajer PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Sidoarjo mengatakan bahwa PLN sebagai Badan Usaha Milik Negara diberi prioritas pertama melakukan usaha penyediaan tenaga listrik untuk kepentingan umum.
“Sebagaimana tertuang dalam UU No. 30 Tahun 2009 tentang Ketenagalistrikan, PLN berhak menggunakan tanah dan melintasi di atas atau di bawah tanah milik orang dalam rangka usaha penyediaan tenaga listrik termasuk memasang tiang listrik,” terang Miftachul saat dikonfirmasi JawaPos.com pada 12 Januari sore.
Dalam pembangunan tiang listrik di lokasi kediaman Khotijah tersebut, lanjut Miftachul, PLN telah melibatkan perangkat desa dan masyarakat dalam perizinan maupun pelaksanaan pembangunan jaringan. Pembangunan kala itu dilakukan pada 1986.
Miftachul menambahkan, pemindahan tiang tersebut dapat menyebabkan padamnya listrik yang menyuplai lebih dari 100 ribu pelanggan di Sidoarjo. Sehingga diperlukan percepatan pembangunan kembali tiang listrik untuk meminimalisir dampak akibat padam.
Dari hasil penghitungan yang dilakukan PLN, diperlukan material dan jasa pekerjaan untuk pemindahan tiang dengan biaya sebesar Rp 11.044.512. Miftachul menyebutkan, dimana pembayarannya nanti dilakukan melalui saluran pembayaran resmi (PPOB / Online). “Langkah tersebut sudah sesuai prosedur dan mekanisme yang berlaku di PT PLN (Persero),” ujarnya.
Beberapa waktu lalu, kabar pemindahan tiang listrik di sekitar rumah Khotijah di Sidoarjo menimbulkan polemik. Sebab, Khotijah itu diminta membayar Rp 11 juta hanya untuk meminta kepada PLN memindahkan tiang llistrik.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
