
MENUNGGU DAMAI: Nurhadi menunjukkan salinan putusan gugatan perdata dan surat panggilan penyidik Polda Jatim. (Lugas Wicaksono/Jawa Pos)
JawaPos.com – Dokter Erry Dewanto memenangi gugatan melawan ibunya, Endang Merdekaningsih, serta dua adiknya, Yudi Yudewo dan Angelia Dewanti, dalam sengketa kepemilikan Rumah Sakit (RS) Mata Fatma. Mahkamah Agung (MA) menolak permohonan kasasi yang diajukan Yudi dan ibu serta adiknya.
Majelis hakim yang diketuai Syamsul Ma’arif menyatakan, rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) PT Fatma pada 28 April 2018 cacat hukum dan tidak mempunyai kekuatan hukum. Perbuatan Yudi beserta ibu dan adiknya yang menyelenggarakan RUPSLB tanpa kehadiran Erry dianggap sebagai perbuatan melawan hukum.
Selain itu, akta dan berita acara RUPS yang dibuat di hadapan notaris dinyatakan tidak sah dan batal demi hukum. Yudi dan ibu serta adiknya yang menjadi tergugat dalam perkara tersebut juga dihukum untuk menyerahkan laporan keuangan PT Fatma selaku perusahaan pengelola RS Mata Fatma kepada Erry. Putusan itu menguatkan putusan banding di Pengadilan Tinggi Surabaya dan putusan tingkat pertama.
Pengacara Erry, Nurhadi, menyatakan, perkara itu sudah berkekuatan hukum tetap. Dia berharap para tergugat melaksanakan putusan tersebut. Yakni, mengangkat kembali Erry sebagai komisaris PT Fatma dan menyerahkan sahamnya. ”Konsekuensinya, kalau RUPS dinyatakan batal, dokter Erry sebagai pemegang saham 35 persen dan menjadi komisaris lagi seperti semula,” ujar Nurhadi.
Sementara itu, pengacara PT Fatma, Ardean Andana, hingga berita ini ditulis belum dapat dikonfirmasi. Dia belum merespons saat dikirimi pesan singkat dan ditelepon melalui telepon selulernya.
Sebagaimana diberitakan, Erry menggugat ibu dan dua adiknya karena 35 persen sahamnya di RS Fatma beralih menjadi milik pemegang saham lain tanpa persetujuannya. Padahal, Erry merasa tidak pernah mengalihkan sahamnya ke siapa pun. Baik melalui mekanisme jual beli, hibah, maupun waris.
Dalam RUPSLB, Erry dicopot dari jabatan komisaris dan saham miliknya dialihkan ke pemegang saham lain yang merupakan ibu dan dua adiknya. Dalam berita acara disebutkan Erry hadir, padahal menolak datang.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
