
BOYONGAN: Sejumlah guru SDN Tambak Wedi 508 merapikan buku pelajaran sebelum sekolah tersebut dijadikan tempat isolasi pasien OTG Covid-19, Jumat (23/7). (Ahmad Khusaini/Jawa Pos)
JawaPos.com – Asa sempat muncul awal tahun ini. Kala itu, persebaran Covid-19 di Surabaya melandai. Dinas pendidikan (dispendik) bergegas menyiapkan kebutuhan pembelajaran tatap muka (PTM). Namun, selang beberapa bulan, amuk virus korona kembali menyerang. Tidak sedikit wilayah, termasuk Surabaya, yang kembali memerah akibat gempuran wabah asal Tiongkok tersebut.
Mau tidak mau, pemerintah melanjutkan kebijakan tahun lalu. Yaitu, pembelajaran jarak jauh (PJJ) bagi SD dan SMP. Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Supomo menjelaskan bahwa beragam persiapan telah berjalan. Di antaranya, dispendik merancang standar operating procedure (SOP) PTM.
Langkah kedua, pemenuhan SOP. Sekolah berlomba menyediakan sarana dan prasarana (sarpras) PTM. Di antaranya, bilik sterilisasi, hand sanitizer, pengaturan jarak bangku antarsiswa, sirkulasi udara dalam satu kelas minimal 10 persen, serta rancangan kurikulum pembelajaran.
Sayangnya, pintu yang sudah terbuka kembali tertutup. Pemerintah menerapkan PPKM darurat. Berlanjut dengan PPKM level 4. Regulasi itu tegas menyebutkan, PTM tidak diperbolehkan.
Meski PTM tertunda, tidak berarti pembelajaran mandek. Penyampaian ilmu tetap berlanjut, tapi dengan PJJ. Full online. Supomo menuturkan, pembelajaran online tahun ini mengakomodasi tiga kelompok siswa. Pertama, murid yang memiliki kecukupan ekonomi serta gadget. Kedua, keluarga yang memiliki gadget, tapi digunakan bergantian. Selanjutnya, siswa yang lemah ekonomi.
Siswa yang masuk kategori pertama bisa mengikuti pembelajaran online tanpa kendala. Pembelajaran dan tugas disampaikan lewat aplikasi. Pada kategori kedua, tugas diberikan via WhatsApp (WA). Setiap minggu dikumpulkan. Nah, yang masuk kelompok ketiga, oleh guru, tugas di-print. ’’Wali murid atau guru memberikan tugas tersebut,’’ paparnya.
Upaya kedua menggunakan software. Sejak pertengahan tahun ini, dispendik mengenalkan Microsoft 365. Cara itu lebih mujarab. Kabid Guru dan Tenaga Pendidikan Mamik Suparmi menjelaskan, pada masa pandemi, PTM memang tak bisa berjalan. Sebagai gantinya, dilaksanakan PJJ. Namun, pembelajaran online itu menuai kendala. Terkadang perangkat pendukung tidak mencukupi.
Nah, Microsoft 365 menjadi pembeda. Lewat aplikasi tersebut, guru bisa berkirim video pembelajaran dan tugas. Siswa tinggal mengunduh. ’’Kami modifikasi. Bentuknya seperti folder,’’ paparnya.
Microsoft 365 juga menjadi jembatan bagi guru. Tenaga kependidikan bisa menggelar rapat online lewat software tersebut. ’’Seluruh negara yang menggelar PJJ juga memakai Microsoft 365,’’ jelasnya.
Yang tidak kalah penting ialah meningkatkan kreativitas guru dalam menyampaikan materi. Sebab, memberikan ilmu lewat online tidak semudah menanak nasi. Perlu ide segar agar tidak monoton.
Mamik mengatakan, pihaknya telah memberikan pelatihan bagi para guru. Tenaga pengajar itu diminta memberikan gagasan segar ketika mengajar. ’’Bisa lewat visual yang menarik,’’ jelasnya.
Langkah lain, menggelar lomba materi PJJ. Tentu yang kreatif yang menjadi jawara. Pemenang mendapatkan penghormatan. Materi dijadikan bahan ajar di Surabaya.
Contohnya, SMP Negeri 5 Surabaya yang terus melakukan pembaruan. Tujuannya, pembelajaran tetap interaktif dan tidak membosankan. Misalnya, pembelajaran interaktif dengan metode sosiodrama dan praktik secara langsung.
Kepala SMP Negeri 5 Surabaya Nanik Partiyah mengungkapkan, untuk PJJ tahun ini, pihaknya mempersiapkan beragam video pembelajaran interaktif. Serta, ada beberapa mata pelajaran yang disampaikan dengan metode sosiodrama.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
