Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 3 Desember 2023 | 18.44 WIB

Rumah Mantan Direktur KBS di Jalan Musi Surabaya Ludes Terbakar, 3 Ekor Anjing Ikut Jadi Korban

HANGUS: Petugas DPKP Kota Surabaya sedang melakukan pengecekan dan pembasahan di rumah yang terbakar di Jalan Musi, Jumat (1/12) malam. - Image

HANGUS: Petugas DPKP Kota Surabaya sedang melakukan pengecekan dan pembasahan di rumah yang terbakar di Jalan Musi, Jumat (1/12) malam.

JawaPos.com – Si jago merah mengamuk di rumah mantan Direktur Operasional dan Umum Kebun Binatang Surabaya (KBS) drh Liang Kaspe. Bangunan tersebut berdiri di Jalan Musi No 19, Tegalsari. Kebakaran yang terjadi pada Jumat (1/12) malam itu turut menyebabkan sang pemilik rumah mengalami luka bakar.

Korban langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan. ’’Beliau mengalami luka bakar derajat dua pada lengan dengan keparahan 25 persen. Sudah dibawa ke RS dr Soetomo,’’ ungkap Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya Dedik Irianto saat ditemui di TKP.

Dedik menyebut, luka bakar itu diperkirakan karena korban tak bisa segera menyelamatkan diri saat kebakaran terjadi. ’’Beliau kan tinggal sendiri dan sudah sepuh ya. Jadi, mungkin pergerakannya, larinya, untuk menyelamatkan diri agak lambat. Akhirnya keburu terkena api,’’ terangnya.

Meski begitu, lanjut Dedik, korban masih bisa keluar rumah dan hanya sedikit mengalami luka bakar. ’’Setelah keluar rumah, petugas membantu evakuasi ke RS,’’ ujarnya.

Menurut Dedik, laporan kebakaran itu diterima pukul 22.32. Petugas tiba di lokasi pukul 22.38. Untuk memadamkan api, pihaknya mengerahkan 12 mobil pemadam ke lokasi. Api berhasil dipadamkan pukul 22.56 dan dilanjutkan dengan proses pendinginan.

’’Api bisa segera dipadamkan karena memang tidak ada kendala berarti. Akses ke lokasi bagus dan rumahnya tidak gandeng dengan rumah lainnya,’’ kata Dedik.

Kendati demikian, akibat kebakaran tersebut, rumah satu lantai berukuran 15×50 meter itu ludes dilalap api. Yang selamat hanya 1 ruangan, sisanya terbakar parah. Termasuk ruang praktik. Atapnya juga nyaris habis.

’’Untuk dugaan penyebab kebakaran, nanti validnya dari tim Inafis. Dugaan kami, api bersumber di kamar nomor 2 di belakang ruang praktik. Itu kelihatan paling gosong atau yang kondisinya paling parah,’’ papar Dedik.

Dedik menambahkan, saat melakukan penyisiran ke dalam rumah, petugas menemukan 3 ekor anjing mati terbakar. Dua di antaranya ditemukan di bawah kursi di salah satu ruangan. Kemudian, satu anjing lainnya agak berjauhan.

’’Terus, ada yang berhasil diselamatkan, itu ada 6 ekor. Juga ada burung kakaktua,’’ pungkasnya.

Menurut keponakan korban, Pieter, korban dulunya adalah dokter hewan di KBS, yang saat ini sudah pensiun. Di rumah tersebut korban memang tinggal seorang diri. Ruang praktik yang disebut itu untuk penanganan hewan sakit.

’’Di sini beliau tinggal sendirian, tapi anjingnya banyak. Karena beliau memang beraktivitas di dunia anjing,’’ ucapnya. (gih/c18/cak)

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore