
Petugas Satpol PP.
JawaPos.com–Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Surabaya, berinovasi membuat Aplikasi Sapu Jagat (Sistem Pengawasan Terpusat Jaga Kota Surabaya). Aplikasi berbasis android tersebut, berfungsi untuk memantau mobilitas maupun menampilkan informasi keberadaan personel di lapangan dari hasil titik GPS (Global Positioning System).
Kepala Satpol PP Kota Surabaya M. Fikser mengatakan, saat ini, aplikasi Sapu Jagat digunakan Satpol PP untuk melakukan pengawasan, pemantauan, dan monitoring, seluruh personel yang bertugas di lapangan. Aplikasi Sapu Jagat kami gunakan untuk melakukan pelacakan atau tracking titik lokasi petugas Satpol PP di lapangan.
”Tracking dilakukan berdasar wilayah atau zona yang telah ditentukan,” kata Fikser, Sabtu (2/12).
Fikser memaparkan, Aplikasi Sapu Jagat memiliki berbagai tujuan. Untuk jangka pendek, yakni memberikan rasa aman kepada warga Surabaya. Juga untuk memastikan bahwa semua tempat di Surabaya nyaman.
”Selain itu juga untuk memastikan di setiap traffic light (TL) tidak ada warga Surabaya yang terganggu, baik dari pengamen dan sebagainya,” ujar Fikser.
Aplikasi Sapu Jagat, lanjut dia, juga bertujuan memastikan pejalan kaki di Surabaya merasa aman dan nyaman ketika berjalan di jalur pedestrian.
”Termasuk pula memastikan bahwa PKL (pedagang kaki lima) bisa berjualan tanpa mengganggu,” sambung Fikser.
Dia juga memaparkan, Aplikasi Sapu Jagat dilengkapi berbagai fitur. Di antaranya, pelacakan nama dan lokasi petugas Satpol PP di lapangan. Juga, pemantauan jarak tempuh yang dilalui petugas tersebut.
”Aplikasi ini terhubung handphone petugas di lapangan. Nah, ketika petugas akan menjalankan (tugas), dia harus mengaktifkan GPS lokasi dan itu langsung terhubung dengan admin,” jelas Fikser.
Fikser berharap, dengan aplikasi Sapu Jagat, petugas Satpol PP dapat lebih efektif menjalankan tugas di lapangan. Sehingga keamanan dan kenyamanan warga dapat terjaga sebagaimana harapan dan keinginan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.
”Kami berharap dengan adanya aplikasi ini, kami bisa lebih efektif dalam menjalankan tugas. Sehingga, keamanan dan kenyamanan warga Surabaya dapat terjaga,” kata Fikser.
Dia menambahkan, aplikasi Sapu Jagat tidak hanya digunakan Satpol PP Surabaya. Aplikasi tersebut juga diterapkan seluruh perangkat daerah (PD) di Pemkot Surabaya yang memiliki jumlah personel banyak di lapangan.
”Ini untuk melakukan monitoring kepada seluruh satgas anggota yang ada di lapangan,” jelas Fikser.
Menurut dia, teknologi mendukung kinerja para petugas di lapangan. Sebab, tidak mungkin wilayah Surabaya yang begitu besar, hanya di-handle menggunakan tenaga manusia.
”Keterbatasan personel, luas wilayah, dan tingkat permasalahan yang cukup besar, teknologi menjadi solusi untuk membantu tugas-tugas kita,” ucap Fikser.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
