Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 14 November 2023 | 02.53 WIB

RSUD Sidoarjo Naik Kelas A, Dirjen Yankes Kemenkes Apresiasi Bupati Ahmad Muhdlor

Pemerintah telah mengeluarkan izin perubahan menjadi RS tipe A bagi RSUD Sidoarjo. - Image

Pemerintah telah mengeluarkan izin perubahan menjadi RS tipe A bagi RSUD Sidoarjo.

JawaPos.com–RSUD Sidoarjo sudah menjadi rumah sakit kelas A. Pemerintah telah mengeluarkan izin perubahan menjadi A bagi RSUD Sidoarjo.

Izin itu diterima Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor dari Dirjen Yankes Kemenkes dr. Azhar Jaya SH, SKM, MARS, Senin (13/11). Dengan predikat kelas A tersebut pelayanan kesehatan RSUD Sidoarjo sudah sejajar dengan RSUD Soetomo Surabaya.

Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor bangga RSUD Sidoarjo berubah menjadi rumah sakit kelas A. Perubahan tersebut seiring dengan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan. Semakin banyak layanan unggulan bagi pasien. Termasuk sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni dan alat kedokteran yang lebih lengkap.

”Semoga dengan perubahan RSUD Sidoarjo dari kelas B menjadi kelas A ini menjadi tonggak awal pelayanan kesehatan di Sidoarjo bukan hanya dari kuantitas tapi kualitas yang juga diperhatikan,” ucap Ahmad Muhdlor.

Bupati yang akrab dipanggil Gus Muhdlor itu mengatakan, RSUD Sidoarjo menjadi satu kebanggaan bersama. Tidak hanya bagi Pemerintah Kabupaten Sidoarjo juga warga Sidoarjo. Pasalnya menjadi satu-satunya kabupaten di Jawa Timur bahkan di Indonesia yang memiliki rumah sakit kelas A.

Saat ini beberapa rumah sakit kelas A di Jawa Timur masih di miliki Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Di antaranya RSUD Soetomo Surabaya dan RSUD Saiful Anwar Malang, serta RSPAL Ramelan Surabaya milik TNI AL.

”Ini menjadi kebanggaan bagi kita semua. Kita juga berencana membentuk holding rumah sakit, rencana itu sudah kita ajukan dan masih proses, dan ini mungkin juga menjadi yang pertama bagi kabupaten yang menerapkan sistem holding rumah sakit. Nanti seluruh rumah sakit yang kita miliki menjadi satu manajemen sehingga quality control, quality assurance, dan lainnya menjadi satu,” ujar Ahmad Muhdlor.

Dirjen Pelayanan Kesehatan/Yankes Kemenkes Azhar Jaya mengatakan, berubah menjadi rumah sakit tipe A tidak mudah. Banyak penilaian yang dilakukan mulai dari SDM, peralatan, sampai manajemennya.

”Menjadi rumah sakit tipe A itu tidak mudah, semua harus kami nilai karena kami harus pastikan bahwa rumah sakit ini bisa menjadi rujukan tertinggi di Indonesia rumah sakit tipe A,” ucap Azhar Jaya.

Azhar Jaya mengapresiasi Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor yang telah meningkatkan kelas RSUD dari B naik ke A. Saat ini ruang lingkup pelayanan kesehatan RSUD Sidoarjo sudah tingkat nasional. Pasalnya dengan menjadi rumah sakit kelas A RSUD Sidoarjo sudah berkontribusi nyata terhadap pengembangan pelayanan kesehatan di Indonesia.

”Jadi rumah sakit ini nanti didesain bukan hanya untuk masyarakat Sidoarjo atau Surabaya raya namun juga harus menerima rujukan dari provinsi lain,” papar Azhar Jaya.

Plt Direktur RSUD Sidoarjo dr Syamsu Rahmadi Sp.S, M.Kes mengatakan, perjalanan RSUD Sidoarjo menuju kelas A dimulai sejak awal 2022. Dimulai menyusun tim percepatan pengajuan kelas A. ”September kemarin kita divisitasi dan ending-nya acara hari ini,” ucap Syamsu.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore