Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 10 November 2023 | 13.21 WIB

Rangkuman Fakta-fakta Kasus Tewasnya Mahasiswi FKH Unair Caroline Angelica yang Diduga Bunuh Diri di Mobil

Rekaman CCTV yang menyorot aktivitas Caroline Angelica, mahasiswi Fakultas Kedokteran Hewan Unair Surabaya yang ditemukan tewas di Sidoarjo. - Image

Rekaman CCTV yang menyorot aktivitas Caroline Angelica, mahasiswi Fakultas Kedokteran Hewan Unair Surabaya yang ditemukan tewas di Sidoarjo.

JawaPos.com - Kasus kematian mahasiswi Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Unair Caroline Angelica masih terus didalami polisi. Dugaan bunuh diri Caroline Angelica semakin menguat setelah Polresta Sidoarjo menemukan fakta bahwa gas helium itu dibeli sendiri oleh Caroline.

"Diketahui bahwa tabung gas helium dan selang bening dibeli korban secara online di sebuah marketplace," terang Kasatreskrim Polresta Sidoarjo Kompol Tiksnarto Andaru Rahutomo.

Berikut rangkuman fakta-fakta kasus tewasnya Caroline Angelica yang dihimpun JawaPos.com:

Caroline Membeli Gas Helium

Pada Rabu (1/11) sekitar pukul 19.10 WIB, Caroline Angelica mencari gas helium. Ia menanyakan ketersediaan stok sebelum memesannya. Sementara selang bening ia cari pada Kamis (2/11) sekitar pukul 08.00 WIB.

Dua barang yang dipesan tiba pada Jumat (3/11). Gas helium diterima oleh resepsionis apartemen pukul 12.09 WIB. Sedangkan selang bening diterima langsung oleh korban pukul 18.52 WIB.

Harga gas helium yang dibeli korban sebesar Rp 681 ribu, sudah termasuk ongkos kirim. Gas helium bisa didapatkan secara bebas tanpa ada persyaratan khusus.

Rekaman CCTV

Berdasarkan rekaman CCTV di TKP, mobil korban Honda Jazz hitam masuk ke lokasi kejadian pada Sabtu (4/11) pukul 16.00 WIB. Perempuan berusia 21 tahun itu diduga melakukan survei terlebih dahulu sebelum masuk.

Pengakuan Sahabat Caroline

Caroline diketahui memiliki sahabat berinisial A yang sudah bersahabat sejak 11 tahun lalu. A mengatakan Caroline curhat kepadanya. Kepada A, Caroline menyebut dirinya tak cukup pintar untuk menjadi dokter hewan. "Dia sempet ragu karena merasa nggak cukup pinter untuk jadi dokter hewan," ungkap A.

Surat Wasiat

Seperti diketahui, 2 lembar surat wasiat ditemukan polisi di saku celana korban. Surat wasiat itu ditulis dalam bahasa Inggris, ditujukan untuk ibu, saudaranya, paman, dan sahabatnya.

Dalam surat itu, Caroline menulis bahwa dirinya tak bisa melihat masa depan yang cerah meski akan menjadi dokter hewan. Entah apa yang dilaluinya. Pada akhirnya, mahasiswi FKH Unair itu memutuskan untuk mengakhiri hidupnya.

Sementara itu, Kasubbid Dokpol Polda Jatim AKBP dr Bambang menuturkan bahwa pemeriksaan toksikologi masih berlangsung. "Belum bisa dipastikan akan keluar kapan hasilnya," tuturnya.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore