Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 8 November 2023 | 17.05 WIB

Marak Bunuh Diri di Kalangan Remaja atau Dewasa, Simak Perspektif Ahli Psikologi!

Salah satu surat wasiat yang ditinggalkan mahasiswi Udinus Semarang yang bunuh diri. - Image

Salah satu surat wasiat yang ditinggalkan mahasiswi Udinus Semarang yang bunuh diri.

JawaPos.com – Baru-baru ini media dihebohkan dengan kasus mahasiswi inisial CA yang diduga bunuh diri. Dalam kondisi kepalanya terbungkus plastik dengan selang yang mengarah pada tabung berisi gas helium.

Untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban, Pihak berwenang menyatakan proses otopsi masih berjalan hingga hari ini (7/11). Berkaitan dengan hal tersebut, Atika Dian Ariana MSc MPsi Pakar Kesehatan Mental Universitas Airlangga (UNAIR) menyebut beberapa kategori penyebab bunuh diri yakni berdasarkan aspek Biologis, Psikologis, dan Sosial (biopsikososial).

Secara biologis, orang yang bersangkutan dapat memiliki keluhan fisik yang membuat tidak berdaya seperti masalah jantung dan hormonal.

“Sedangkan secara psikologis mungkin yang bersangkutan memiliki kerentanan untuk merasa tidak berarti,” ujar Atika seperti dilansir unair.ac.id.

Lalu secara sosial, remaja akan masuk ke dalam relasi sebaya yang hangat. Tentu bentuk kegagalan dari beberapa aspek tersebut dapat membuat seseorang merasa depresi. 

“Beberapa hal seperti putus dengan pacar, atau merasa tidak diterima oleh kelompok, bisa jadi membuat yang bersangkutan merasa frustasi,” imbuhnya.

Faktor Pemicu Bunuh Diri

Berdasarkan ketiga aspek tersebut, Atika mengungkap faktor terdekat dalam bunuh diri ialah depresi dan proses sosial.

Pada konteks mahasiswa, pertemanan merupakan faktor sosial yang penting. Atika menilai, pertemanan dapat membantu proses keberlangsungan akademik dan pendewasaan diri.

Teman bukan hanya berfungsi untuk keperluan akademis melainkan juga untuk memenuhi proses bertumbuh di tahapan usia remaja ke dewasa awal.

“Proses transisi tersebut yang seharusnya membangun relasi sosial dan interpersonal yang intim,” jelas dosen psikologi.

Kendati demikian, jika ada teman atau saudara yang memiliki pikiran akan bunuh diri. Berikut beberapa langkah pencegahannya. 

Jauhkan Hal-Hal yang Berisiko Memicu Seseorang Bunuh Diri

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore