Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 15 April 2026 | 23.44 WIB

Diduga Bunuh Diri, Eks Pegawai SPPG Kediri Ditemukan Tewas di Rel KA, Sempat Kirim Pesan Perpisahan

Seorang perempuan berinisial FR, 25 tahun, warga Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri, ditemukan meninggal dunia di dekat rel kereta api Kampung Dalem, Kota Kediri pada Selasa (14/4). (dok. Radar Kediri) - Image

Seorang perempuan berinisial FR, 25 tahun, warga Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri, ditemukan meninggal dunia di dekat rel kereta api Kampung Dalem, Kota Kediri pada Selasa (14/4). (dok. Radar Kediri)

JawaPos.com - Seorang perempuan berinisial FR, 25 tahun, warga Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri, ditemukan meninggal dunia di dekat rel kereta api Kampung Dalem, Kota Kediri pada Selasa (14/4) subuh.

Penemuan ini sempat menggemparkan masyarakat sekitar. Sebelum diduga nekat mengakhiri hidup, FR diketahui pernah bekerja sebagai pegawai di satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) SPPG Sidomulyo 1.

Namun, perempuan 25 tahun itu tak lama bekerja di sana. “Korban bekerja baru 2 bulan,” tutur sumber yang enggan disebutkan namanya, dikutip dari Jawa Pos Radar Kediri, Rabu (15/4).

Sementara itu, Kapolsek Kediri Kota, Kompol Bowo Wicaksono, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan dari masinis kereta api yang melihat seseorang tertabrak saat melintas di lokasi kejadian.

“Pada Selasa (14/4) sekitar pukul 04.45 WIB, KA Gajayana tujuan Gambir-Malang dengan masinis Ponco Ari memberitahukan kepada stasiun jika saat melintas pada KM 85+6/7 ada orang yang menandakan diri di kereta tersebut,” ucapnya.

Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas Polsuska bersama penjaga perlintasan kereta api segera melakukan pengecekan ke lokasi. Hasilnya, ditemukan seorang perempuan tergeletak di sisi rel dalam kondisi tak bernyawa.

Petugas kepolisian langsung menuju ke lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (OTK). Selanjutnya, jenazah korban dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Kediri untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Polisi kemudian menemukan barang-barang milik korban antara lain dua unit handphone, satu unit sepeda motor Honda Beat, dan satu tas berisi dompet," imbur pria yang akrab disapa Bowo tersebut.

Setelah melakukan olah TKP dan penyelidikan, polisi memastikan korban diduga bunuh diri. Hal itu didasarkan pada tidak adanya luka akibat senjata tajam, motor terparkir rapi, serta barang korban tetap utuh.

“Di handphone korban ditemukan chat pamitan kepada rekan-rekan kerjanya di SPPG. (Dugaan, Red) korban tidak cocok dengan penempatannya,” ucap Kompol Bowo.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore