Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 21 Oktober 2023 | 20.40 WIB

Dihadiri Ratusan Kiai dan Habib, Pemkot Surabaya Gelar Salawat bersama di Balai Kota

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama para kiai dan habib. - Image

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama para kiai dan habib.

JawaPos.com–Pemkot Surabaya akan menggelar salawat bersama di halaman Taman Surya, Jumat (27/10). Salawat bersama itu digelar untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.

Aziz Muslim, Sekretaris Masjid Al Muhajirin Kota Surabaya mengatakan, salawat bersama itu akan dihadiri 100 lebih kiai dan habib. Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi beserta jajaran aparatur sipil negara (ASN) Pemkot Surabaya juga hadir.

”Jadi nanti itu panggungnya panjang, banyak kiai dan habib tumplek blek di salawat bersama ini. Nah itu nanti yang bersalawat juga ada Habib Muhsin Al Hamid dari Tanggul, Jember,” kata Aziz, Sabtu (21/10).

Tak hanya dihadiri Habib Muhsin, salawat bersama itu juga akan dihadiri Habib Najib Al Haddad dari Ampel, Kota Surabaya. Aziz berharap, pada 27 Oktober, masyarakat bisa hadir di halaman Balai Kota Surabaya.

Aziz menyampaikan, Wali Kota Eri Cahyadi tak hanya menghadiri salawat bersama pada 27 Oktober. Orang nomor satu di lingkungan Pemkot Surabaya itu juga bakal menghadiri salawat bersama di Ruko Mutiara Dupak bersama alumni Pondok Pesantren Tebuireng.

”Jadi dalam memperingati Maulid Nabi Muhammad tahun ini Pak Wali akan hadir di dua tempat. Tanggal 27 di Balai Kota, kedua tanggal 28 di Dupak,” terang Aziz.

Sementra itu, Sekretaris Pengurus Wilayah Ikatan Alumni Pondok Pesantren Tebuireng Saiful Bachri mengatakan, salawat bersama bertajuk Surabaya Bersalawat digelar pada 28 Oktober 2023 di Ruko Mutiara Dupak, bakal dihadiri Wali Kota Eri Cahyadi. Ikatan Alumni Pondok Pesantren Tebuireng juga akan menghadirkan munsyid asal Mesir, Mustofa Atef.

”Dalam acara Surabaya Bersalawat ada beberapa rangkaian acara. Sebelum Mustofa Atef tampil, akan ada kajian tentang sejarah perjuangan kiai Hasyim Asy'ari yang akan disampaikan Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng Gus Kikin atau KH Abdul Hakim Mahfudz,” kata Saiful.

Dalam acara Surabaya Bersalawat, Wali Kota Eri akan mendapat penganugerahan sebagai seorang santri dari Ikatan Alumni Pondok Pesantren Tebuireng. Penganugerahan itu diberikan kepada Wali Kota Eri, karena dianggap sebagai santri Gus Kikin.

”Gus Kikin menganggap sebagai santrinya di Tebuireng, rencananya itu (penghargaan) juga akan diberikan secara langsung oleh Gus Kikin kepada Pak Wali Kota,” sebut Saiful.

Surabaya Bersalawat tidak hanya untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, akan tetapi juga bagian dari memperingati Hari Santri 2023. Dia berharap, kebersamaan antara Wali Kota Eri dengan para santri bisa terus terjaga.

”Saya tahu banget, karena Pak Wali Kota juga sangat dekat dengan para Gus dan Kiai. Makannya ada penganugerahan itu, karena ini juga bagian dari memperingati Hari Santri,” ucap Saiful.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore