
MENGUNDANG BAHAYA: Sejumlah kendaraan saling serobot di perempatan Gedangan kemarin (18/10). Selama September 2023, terjadi 152 kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan 19 orang tewas. Waktu yang pal
JawaPos.com – Sepanjang September, angka kecelakaan lalu lintas (laka lantas) di Sidoarjo menurun. Namun, fatalitasnya meningkat. Hal tersebut diketahui dari analisis dan evaluasi (anev) Satlantas Polresta Sidoarjo.
Menurut Kanitgakkum Laka Satlantas Polresta Sidoarjo Iptu Ony Purnomo, angka korban meninggal mencapai 19 orang pada September lalu. Jumlah tersebut naik empat orang jika dibandingkan pada Agustus.
Fakta tersebut menjadi perhatian khusus dari pihaknya dalam mengurangi adanya korban meninggal dalam kejadian laka. ’’Jumlah lakanya menurun, tapi fatalitasnya naik,’’ tuturnya kemarin.
Total ada 212 korban dari 152 kejadian pada September. Pada Agustus, ada 256 orang yang menjadi korban dari 186 kejadian laka lantas.
’’Semoga bulan ini bisa turun, begitu pun dengan angka kematiannya,’’ jelasnya.
Keseluruhan korban meninggal akibat laka lantas pada September adalah pengendara motor. Ony tidak memungkiri bahwa pengendara motor paling rawan dalam laka.
’’Biasanya penyebabnya karena gagal salip, terus tertabrak atau terlindas kendaraan besar,’’ katanya.
Sementara itu, waktu yang paling sering terjadi laka lantas adalah pagi atau sore. ’’Saat orang beraktivitas dan sedang terburu-burunya,’’ ujarnya.
Di antara 19 orang yang meninggal, tiga orang meninggal dalam laka di Jalan Lingkar Timur, Buduran.
Sisanya masing-masing dua orang, yakni Gedangan, Krian, Sidoarjo Kota, Waru, Tanggulangin, dan Sedati. Sementara itu, masing-masing satu kejadian laka maut juga terjadi di Taman, Wonoayu, Tulangan, dan Porong.
Dari data tersebut, Ony mengungkapkan bahwa Jalan Lingkar Timur serta Jalan Ahmad Yani, Gedangan, Sidoarjo, juga Bypass Krian, menjadi wilayah rawan laka lantas atau black spot.
’’Hampir sama, tentu dari pihak kami yang bisa dilakukan adalah memperketat pengawasan pelanggaran yang bisa memicu kecelakaan di lapangan,’’ tuturnya. Sementara itu, hingga minggu ketiga Oktober, ada lima orang yang meninggal akibat laka di Kota Delta. (eza/c12/any)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Semen Padang vs PSPS Pekanbaru: Kabau Sirah Incar 3 Poin, Askar Bertuah Siap Bikin Kejutan!
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Prediksi Skor Kosovo vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Skor Azerbaijan vs Lituania di Liga Nations UEFA: Milli Komanda Diprediksi Kembali Tertahan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022