Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 4 Oktober 2023 | 22.40 WIB

Pemkot Surabaya Kebut Pengerjaan Saluran Air Antisipasi Banjir

Wakil Wali Kota Surabaya Armuji meninjau pengerjaan saluran air di Kota Surabaya, Rabu (4/10). - Image

Wakil Wali Kota Surabaya Armuji meninjau pengerjaan saluran air di Kota Surabaya, Rabu (4/10).

JawaPos.com–Pemerintah Kota Surabaya mengebut pengerjaan proyek saluran air. Hal itu untuk mengantisipasi genangan maupun banjir saat musim hujan, khususnya di wilayah perkampungan.

”Pengerjaan saluran air saat ini dilakukan di kawasan tengah kota hingga perkampungan padat penduduk,” kata Wakil Wali Kota Surabaya Armuji seperti dilansir dari Antara di Surabaya, Rabu (4/10).

Menurut dia, pengerjaan saluran air itu diharapkan dapat menyerap anggaran di Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Surabaya maupun dana kelurahan untuk proyek di perkampungan.

Armuji mengatakan, faktor utama terjadinya banjir di Surabaya karena tumpukan sampah yang menyumbat jalur air. Baik di gorong-gorong maupun saluran di lingkungan permukiman penduduk.

”Untuk itu, pengerjaan proyek saluran air juga sekaligus dibarengi langkah pembersihan sampah dan pengecekan kabel-kabel utilitas di saluran air,” papar Armuji.

Cak Ji panggilan akrab Armuji menargetkan supaya pengerjaan saluran dapat rampung awal November. Sehingga, mampu mengurangi dampak genangan apabila terjadi curah hujan ekstrem.

”Sementara ini prosesnya kurang lebih sudah 75 persen dan akan dikebut terus. Semuanya bergerak dan saling mengawasi,” ujar Armuji.

Dia menyebutkan, selain melakukan pembangunan saluran air, juga dilakukan normalisasi saluran air oleh Satgas DSDABM dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surabaya untuk memastikan tidak ada sumbatan.

”Saya juga meminta agar masyarakat proaktif. Ini adalah tanggung jawab bersama, apabila ada kesulitan bisa melapor ke kelurahan atau melalui aplikasi WargaKu,” terang Armuji.

Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya Lilik Arijanto mengatakan, telah melakukan berbagai persiapan untuk mengantisipasi datangnya musim hujan yang diprediksi pada akhir September.

”Sarana dan prasarana sudah dari dulu kita siapkan. Kemudian, saluran kita dalamkan dan pompa kita jaga kontinutas. Itu sudah kita lakukan,” terang Lilik.

Lilik menyebut, saat ini, yang menjadi fokus utama adalah menyelesaikan proyek saluran seperti gorong-gorong. Sebab, ketika akan memasang gorong-gorong, saluran di sekitarnya harus ditutup.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore