Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 27 Juli 2023 | 03.44 WIB

Gubernur Khofifah Optimistis Kebun Raya Mangrove Surabaya Pacu Kesejahteraan Masyarakat Pesisir

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mendampingi Megawati Soekarnoputri meresmikan Kebun Raya Mangrove Gunung Anyar Surabaya, Rabu (26/7). - Image

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mendampingi Megawati Soekarnoputri meresmikan Kebun Raya Mangrove Gunung Anyar Surabaya, Rabu (26/7).

JawaPos.com–Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendampingi Presiden ke-5 RI yang juga Ketua Yayasan Kebun Raya Indonesia Megawati Soekarnoputri meresmikan Kebun Raya Mangrove Gunung Anyar Surabaya, Rabu (26/7).

Peresmian tersebut ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Megawati dan penyerahan spesies mangrove baru secara simbolik kepada Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. Dengan penyerahan spesies baru tersebut, Kebun Raya Mangrove Gunung Anyar Surabaya memiliki 58 spesies mangrove. Sebanyak 17 spesies di antaranya telah teregistrasi secara resmi.

”Alhamdulillah hari ini (26/7), Kebun Raya Mangrove Surabaya sudah diresmikan. Kami optimistis kebun raya ini akan menjaga kelestarian alam, menguatkan wilayah pesisir, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tutur Gubernur Khofifah.

Khofifah bersama Megawati melakukan peninjauan di sekitar mangrove. Tak hanya itu, gubernur menyapa dan berdiskusi dengan para finalis Pangeran dan Putri Lingkungan Hidup.

Khofifah mengatakan, peresmian itu bersamaan dengan Hari Mangrove Sedunia yang diperingati setiap 26 Juli. Dia berharap momen itu dijadikan momentum membangun kesadaran akan pentingnya mangrove.

Awareness itu bukan hanya mengerti kalau mangrove itu vital bagi ekosistem dunia. Tapi juga ikut menjaga dan melestarikan mangrove,” ucap Khofifah.

Dia menambahkan, inisiasi kebun raya mangrove di Surabaya itu makin menguatkan upaya Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam meningkatkan pengelolaan dan pelestarian mangrove. Pemprov Jatim sangat aktif dan masif melakukan penanaman mangrove.

Saat ini Jawa Timur memiliki kawasan mangrove seluas 27.221 hektare atau 48 persen dari kawasan mangrove di Pulau Jawa. Itu merupakan yang terluas di antara provinsi lain di Pulau Jawa dan Bali.

Sementara itu, Megawati yang juga Ketua Yayasan Kebun Raya Mangrove Indonesia serta Ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengatakan, kebun raya itu merupakan satu dari 45 Kebun Raya di Indonesia.

”Mangrove itu bisa memecah gelombang, jadi bisa menangkal tsunami. Dan karena akarnya kuat, tidak mudah roboh. Jadi yang seperti ini harus kita jaga bersama,” papar Megawati.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore