
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mendampingi Megawati Soekarnoputri meresmikan Kebun Raya Mangrove Gunung Anyar Surabaya, Rabu (26/7).
JawaPos.com–Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendampingi Presiden ke-5 RI yang juga Ketua Yayasan Kebun Raya Indonesia Megawati Soekarnoputri meresmikan Kebun Raya Mangrove Gunung Anyar Surabaya, Rabu (26/7).
Peresmian tersebut ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Megawati dan penyerahan spesies mangrove baru secara simbolik kepada Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. Dengan penyerahan spesies baru tersebut, Kebun Raya Mangrove Gunung Anyar Surabaya memiliki 58 spesies mangrove. Sebanyak 17 spesies di antaranya telah teregistrasi secara resmi.
”Alhamdulillah hari ini (26/7), Kebun Raya Mangrove Surabaya sudah diresmikan. Kami optimistis kebun raya ini akan menjaga kelestarian alam, menguatkan wilayah pesisir, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tutur Gubernur Khofifah.
Khofifah bersama Megawati melakukan peninjauan di sekitar mangrove. Tak hanya itu, gubernur menyapa dan berdiskusi dengan para finalis Pangeran dan Putri Lingkungan Hidup.
Khofifah mengatakan, peresmian itu bersamaan dengan Hari Mangrove Sedunia yang diperingati setiap 26 Juli. Dia berharap momen itu dijadikan momentum membangun kesadaran akan pentingnya mangrove.
”Awareness itu bukan hanya mengerti kalau mangrove itu vital bagi ekosistem dunia. Tapi juga ikut menjaga dan melestarikan mangrove,” ucap Khofifah.
Dia menambahkan, inisiasi kebun raya mangrove di Surabaya itu makin menguatkan upaya Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam meningkatkan pengelolaan dan pelestarian mangrove. Pemprov Jatim sangat aktif dan masif melakukan penanaman mangrove.
Saat ini Jawa Timur memiliki kawasan mangrove seluas 27.221 hektare atau 48 persen dari kawasan mangrove di Pulau Jawa. Itu merupakan yang terluas di antara provinsi lain di Pulau Jawa dan Bali.
Sementara itu, Megawati yang juga Ketua Yayasan Kebun Raya Mangrove Indonesia serta Ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengatakan, kebun raya itu merupakan satu dari 45 Kebun Raya di Indonesia.
”Mangrove itu bisa memecah gelombang, jadi bisa menangkal tsunami. Dan karena akarnya kuat, tidak mudah roboh. Jadi yang seperti ini harus kita jaga bersama,” papar Megawati.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
