Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 19 Juni 2023 | 22.17 WIB

Pendaftaran PPDB Jatim Jalur Afirmasi dan Prestasi Dimulai, Pemprov Siapkan 36 Ribu Operator

PERSIAPAN: Salah seorang siswa calon peserta PPDB (kanan) mendatangi kantor cabang Dispendik Jatim di Jombang untuk verifikasi nilai rapor. - Image

PERSIAPAN: Salah seorang siswa calon peserta PPDB (kanan) mendatangi kantor cabang Dispendik Jatim di Jombang untuk verifikasi nilai rapor.

JawaPos.com – Pelaksanaan penerimaan peserta didik baru (PPDB) 2023 untuk jenjang SMA/SMK negeri di Jatim memasuki fase lanjutan. Mulai hari ini, tahap pendaftaran untuk jalur afirmasi dan prestasi dimulai.

Sesuai petunjuk teknis (juknis) yang telah ditetapkan, pemprov menyiapkan kuota 15 persen dari pagu untuk jalur afirmasi. Jalur itu terbagi atas keluarga tidak mampu dan ADEM sebanyak 7 persen, anak buruh dari keluarga tidak mampu 5 persen, dan penyandang disabilitas 3 persen.

Nanti pendaftaran di setiap jalur tersebut dibuktikan dengan sejumlah dokumen yang harus dilengkapi. Di antaranya, kartu/tanda keikutsertaan orang tua dalam program jaminan sosial yang digulirkan pemerintah.

Selain itu, pada tahap tersebut juga ada jalur perpindahan tugas orang tua. Kuotanya terbagi pindah tugas orang tua (5 persen), anak guru (2 persen), dan anak tenaga kesehatan (1 persen).

Selain itu, ada pula jalur prestasi lomba sebanyak 5 persen yang di dalamnya ada hafiz dan ketua OSIS. ”Semua proses dilakukan secara online. Termasuk pengambilan PIN,” kata Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.

Dia menjelaskan, pemprov telah menyiapkan seluruh kebutuhan dan personel dalam pelaksanaan PPDB kali ini. Di antaranya, call center dan layanan operator di SMA/SMK negeri terdekat, 24 kantor cabang dinas pendidikan (dispendik) se-Jawa Timur, dan kantor Dispendik Jatim.

”Karena berbasis online, calon peserta didik harus jeli dan teliti,” kata Khofifah.

Sementara itu, Plt Kepala Dispendik Jatim  Wahid Wahyudi menyebut ada 250.802 siswa yang mengajukan PIN sejak dibuka Senin (12/6) hingga Jumat (16/6).

”Yang sudah terverifikasi sebanyak 230.863 berkas. Sedangkan salah berkas sebanyak 9.456 siswa,” katanya.

Kesalahannya beragam. Ada foto KK yang tidak terbaca oleh sistem. Ada pula siswa yang belum meng-upload file seperti SKD (surat keterangan domisili) untuk orang tua yang pindah tugas pada jalur pindah tugas orang tua. Juga terkait penitikan rumah yang tidak akurat.

”Permasalahan ini akan diselesaikan dengan pemberitahuan banding oleh operator dengan memberikan rekomendasi ketepatan atau akurasi lokasi rumah sesuai dengan alamat KK,” katanya. 

Terkait verifikasi, Wahid mengatakan bahwa pemprov telah menyiapkan 36 ribu operator. Mereka ditempatkan di kantor dinas, kantor cabang dinas, dan sekolah. Setiap operator bisa menyelesaikan lebih dari 60 berkas terverifikasi per hari. 

Dispendik juga membuka layanan call center dan via WhatsApp (WA) di 081131108881. (hen/c6/ris)

Rekomendasi Evaluasi Prosesi Kelulusan Siswa

PELAKSANAAN prosesi kelulusan siswa sekolah (mulai jenjang TK hingga SMA/sederajat) kini seakan-akan sudah menjadi sebuah tradisi. Bentuknya beragam. Mulai wisuda hingga perpisahan.

Namun, kini prosesi-prosesi itu mulai mendapat resistansi. Tak sedikit wali murid yang keberatan. Sebab, prosesi itu digelar secara berlebihan. Melibatkan sumbangan besar.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore