
Pembalap Ducati, Andrea Dovizioso
JawaPos.com - Andrea Dovizioso harus puas finis kedua pada GP Aragon 2018. Pembalap Ducati tersebut berada di belakang Marc Marquez dengan ketertinggalan waktu 0,648 detik.
Sepanjang balapan, Dovizioso terus memberi perlawanan sengit terhadap lawannya. Namun sayang, perjuangan Dovi hanya menghasilkan podium kedua pada balapan yang digelar Minggu (23/9) kemarin.
"Awalnya kami datang ke Aragon dengan kepercayaan diri yang begitu besar. Kami merasa bisa memenangkan balapan kali ini dengan cukup mudah. Namun sayangnya kami gagal. Motor Marquez masih jauh lebih cepat," ucap Dovizioso yang dikutip dari Autosport.
"Saya dan Marquez terus bersaing sampai akhir. Dia punya kecepatan yang bagus. Saya akui tak mudah bersaing dengannya," tegas pembalap kebangsaan Italia tersebut.
Saat ini Dovizioso berada di peringkat dua klasemen pembalap. Dirinya mengantongi 174 poin, tertinggal 72 angka dari Marquez yang kokoh sebagai pemuncak.
"Saya tidak kecewa. Kami sudah melakukan langkah yang besar. Kami bisa belajar agar dapat meraih hasil positif di masa depan," pungkasnya.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
