
Muhammad Farid Husein, pemuda asal Ponorogo yang mendesain medali untuk Olimpiade Remaja 2018
JawaPos.com - Indonesia merupakan satu dari sekian banyak negara yang mengirimkan para atletnya untuk bertanding di Olimpiade Remaja 2018 di Buenos Aires, Argentina pada 6-18 Oktober. Di balik event olahraga remaja terbesar di dunia itu, ada satu hal yang layak dibanggakan: medali yang digunakan merupakan desain anak bangsa.
Adalah Muhammad Farid Husein, pemuda asal Ponorogo, Jawa Timur yang merupakan desainer medali Olimpiade Remaja 2018. Buah tangannya tersebut dipakai oleh Komite Olimpiade Internasional (IOC) setelah ia memenangkan kompetisi desain medali untuk Olimpiade Remaja 2018 yang diadakan oleh IOC.
Pencapaian Farid pertama kali viral setelah akun Instagram @timindonesiaofficial mengunggah foto Farid bersalaman dengan Presiden IOC Thomas Bach. Sambil bersalaman, Farid juga terlihat memegang sebuah bingkai yang berisi tiga medali hasil desainnya.
Mengusung konsep kembang api sebagai simbol perayaan dan kemenangan, karya Farid ini sukses menyingkirkan 300 lawannya dari 50 negara lain. "Pemuda asal Indonesia pemenang desain medali Youth Olypic Mendapatkan hadiah dari presiden IOC Thomas Bach," tulis akun tersebut.
Atas prestasinya tersebut, Farid juga diundang hadir dalam pembukaan Olimpiade pada 6 Oktober kemarin.
Farid sendiri ikut menjelaskan apa makna desainnya tersebut di akun Instagram pribadinya @faridhusen_. "Kembang api yang terbang ke langit memberikan refleksi bagaimana atlet muda mencapai impian mereka. Kembang api yang berkilauan juga memberikan refleksi bahwa kita berbeda, tujuan kita tetap mengharumkan nama bangsa," tulis Farid dalam caption foto medali yang didesainnya.
Uniknya, Farid yang saat ini tengah mengenyam pendidikan di Universitas Diponegoro bukanlah seorang mahasiswa desain. Kesehatan masyarakat adalah bidang yang tengah ia tekuni sekarang di kampusnya.
Selama menduduki bangku SMA Negeri 1 Ponorogo, Farid yang merupakan putra dari Sulastri dan Juari ini memang dikenal punya hobi bermain aplikasi desain. Farid juga disebutkan hanya butuh waktu satu minggu untuk mendesain medali Olimpiade Remaja 2018.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Prediksi Skor Fiorentina vs Napoli: Peluang I Partenopei Petik 3 Poin di Stadion Artemio Franchi
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Real Betis di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Menang Lagi
Prediksi Skor Getafe vs Malaga di Liga Spanyol: Azulones Libas Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Villarreal vs Levante di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Libas Tim Tamu
Prediksi Skor Schalke 04 vs Elversberg di Liga Jerman: Duel Tim Papan Tengah Rawan Imbang
Prediksi Skor Parma vs Genoa di Liga Italia: Duel Tim Papan Bawah Berakhir Imbang
Prediksi Skor FC Twente vs PSV Eindhoven: Pemuncak Klasemen Berpeluang Pesta Gol

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022