Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 20 Oktober 2026 | 20.51 WIB

Asian Para Games 2026: Lia Priyanti Sebut Medali Perak Para Atletik yang Diraihnya Di Luar Perkiraan

Atlet para atletik Indonesia Lia Priyanti tampil pada nomor lempar cakram putri klasifikasi F43/F44/F62/F64 pada ajang Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026 di Nagoya City Mizuho Park Athletic Stadium, Nagoya, Jepang, Selasa (20/10/2026). ANTARA/M Risyal Hidayat - Image

Atlet para atletik Indonesia Lia Priyanti tampil pada nomor lempar cakram putri klasifikasi F43/F44/F62/F64 pada ajang Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026 di Nagoya City Mizuho Park Athletic Stadium, Nagoya, Jepang, Selasa (20/10/2026). ANTARA/M Risyal Hidayat

JawaPos.com - Atlet para atletik Indonesia Lia Priyanti menyebutkan medali perak yang ia raih pada nomor lempar cakram putri klasifikasi F43/F44/F62/F64 pada Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026 di luar dari perkiraan tim.

"(Medali pertak ini) Di luar prediksi, sih. Karena sebelumnya kan, apa, fokus kami di tolak peluru, tapi alhamdulillah di lempar cakram bisa dapat," kata Lia Priyanti saat ditemui di Nagoya City Mizuho Park Athletic Stadium, Nagoya, Jepang, Selasa.

Lia mengamankan medali perak setelah membukukan lemparan sejauh 30,41 meter. Lemparan terbaiknya itu didapat pada percobaan pertama.

Hasil tersebut menjadi pencapaian membanggakan bagi Lia yang mampu memaksimalkan kesempatan sejak awal pertandingan. Lemparan pada percobaan pertama menjadi catatan terbaiknya dalam kompetisi yang mempertemukan sejumlah atlet dari berbagai negara Asia tersebut.

Lia mengungguli lawan-lawan dari Uzbekistan, Iran, Mongolia, maupun Vietnam. Sedangkan medali emas diraih wakil China Jia Wei yang mencatat lemparan sejauh 31,92 meter.

Persaingan pada nomor lempar cakram putri berlangsung ketat, dengan setiap atlet berusaha menghasilkan jarak lemparan terbaik untuk mengamankan posisi di klasemen akhir.

Dalam situasi tersebut, Lia mampu mempertahankan posisinya di urutan kedua dan membawa pulang medali perak untuk Indonesia. Ia mengatakan bahwa medali perak yang diraihnya merupakan hasil yang mengejutkan karena di luar proyeksi sebelumnya.

Atlet berusia 30 tahun itu justru menjalani persiapan yang lebih intensif untuk bersaing pada nomor tolak peluru yang dijadwalkan bergulir pada Kamis (22/10).

"Tapi apa pun persiapan saya ketika sudah memasuki pertandingan, saya tetap akan berusaha semaksimal mungkin," katanya.

Editor: Banu Adikara
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore