Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 25 September 2026 | 03.24 WIB

Asian Games 2026: Eko Yuli Sedih Gagal Sumbang Medali, Bidik Olimpiade 2028

Lifter Indonesia Eko Yuli Irawan dalam wawancara cegat usai tampil pada nomor 65kg putra Asian Games 2026 di Nagoya City Trade and Industry Center, Kamis (24/9/2026). (ANTARA/Arindra Meodia) - Image

Lifter Indonesia Eko Yuli Irawan dalam wawancara cegat usai tampil pada nomor 65kg putra Asian Games 2026 di Nagoya City Trade and Industry Center, Kamis (24/9/2026). (ANTARA/Arindra Meodia)

JawaPos.com - Lifter senior Indonesia Eko Yuli Irawan mengaku ingin menikmati penampilan terakhirnya di Asian Games dan masih membidik Olimpiade Los Angeles 2028.

Ia juga berusaha berlapang dada menerima apa pun hasil yang diraihnya setelah finis di posisi keempat kelas 65kg putra Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

"Enjoy aja, apa pun hasilnya memang. Hari ini saya ingin seperti yang kemarin bilang sebelum berangkat, ingin menikmati kompetisi, jadi apa pun hasilnya mesti kita terima," kata Eko seusai pertandingan di Nagoya City Trade and Industry Center, Kamis.

Eko menyelesaikan pertandingan dengan total angkatan 302 kg, hasil dari snatch 135 kg dan clean and jerk 167 kg.

Lifter berusia 37 tahun itu mengakui tetap merasa sedih karena gagal naik podium. Namun, ia memilih mengapresiasi perjuangannya hingga bisa kembali tampil di Asian Games setelah melalui proses seleksi nasional.

"Siapa sih yang enggak sedih, enggak dapat podium. Cuma apresiasi diri sendiri saja, saya sudah berusaha sampai sekarang. Melewati seleknas masih bisa nomor empat," ujar Eko.

Eko mengatakan dirinya tidak ingin terlalu larut dengan hasil pertandingan tersebut. Ia memilih melihat perjuangan yang telah dilakukan hingga bisa kembali dipercaya memperkuat tim nasional.

Pada pertandingan tersebut, Eko sempat gagal pada percobaan pertama snatch 135 kg sebelum berhasil pada kesempatan kedua. Ia kemudian gagal mengangkat 138 kg pada percobaan ketiga.

Pada clean and jerk, Eko juga gagal pada percobaan pertama dengan beban 167 kg, tetapi berhasil pada kesempatan kedua. Ia kemudian mencoba 175 kg pada percobaan ketiga namun gagal.

Hasil itu membuat Eko berada di posisi keempat, di bawah Pak Myong Jin dari Korea Utara yang meraih emas dengan total 328 kg, He Yueji dari China yang merebut perak dengan 327 kg, serta Tran Minh Tri dari Vietnam yang mengamankan perunggu dengan 309 kg.

Editor: Banu Adikara
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore