
Marc Marquez dan Jorge Martin sama-sama mengoleksi 274 poin jelang MotoGP Austria. Persaingan gelar 2026 kembali sengit. (Instagram @motogp)
JawaPos.com - Persaingan MotoGP 2026 seolah kembali ke titik nol di Sirkuit Red Bull Ring, Austria, 18-20 September akhir pekan ini. Itu terjadi setelah dua pembalap teratas, Marc Marquez dan Jorge Martin, kini sama-sama mengoleksi 274 poin.
Meski begitu, momentum berada di tangan Marquez. Setelah comeback pascaoperasi bahu kanan pada Mei lalu, pembalap Ducati itu telah meraih lima kemenangan dalam tujuh seri terakhir. Dia juga memangkas selisih 102 poin dari pemuncak klasemen.
Terakhir, Marquez juga menyapu bersih 37 poin di Misano pekan lalu.
“Kemenangan di Misano memberikan saya semangat lebih besar. Kami menjalani akhir pekan yang sempurna, apalagi dengan dukungan luar biasa dari para Ducatisti,” ujarnya dikutip dari Crash.
Marquez pantas optimistis. Apalagi, dia punya catatan bagus di Red Bull Ring. Musim lalu, dia meraih kemenangan sprint dan balapan utama di sana untuk pertama kalinya. “Tahun lalu saya tampil kompetitif di Austria. Bersama seluruh tim, kami harus memanfaatkan momentum positif ini sebaik mungkin untuk terus bersaing di barisan depan,” harapnya.
Sementara itu, Martin menghadapi akhir pekan ini dengan kondisi fisik tidak optimal. Rider Aprilia itu mengalami masalah nyeri saraf di lengan bawah kanan atau yang umum disebut arm pump di Misano pekan lalu. Dia kemungkinan akan menjalani operasi setelah GP Austria.
“Misano tidak berjalan persis seperti yang kami harapkan. Saya bisa membalap seperti yang saya inginkan, sampai mulai merasakan lengan bawah saya menegang,” tutur Martin dikutip dari Motorsport. “Setelah Austria kami akan mengevaluasi masalah ini.”
Sedangkan, rekan satu tim Martin, Marco Bezzecchi, dituntut untuk tidak lagi membuat kesalahan. Sebelumnya, pembalap asal Italia itu kehilangan kesempatan meraih poin maksimal di Misano setelah terjatuh pada lap pertama. Padahal, dia sempat memimpin balapan.
Bezzecchi pun masih tertahan di posisi ketiga klasemen dengan 241 poin. “Yang paling penting adalah segera kembali ke motor. Austria datang pada waktu yang tepat untuk mengubah kekecewaan ini menjadi motivasi,” ujar Bezzecchi, dikutip dari laman resmi Aprilia Racing.
Saat Marquez sedang dalam performa meyakinkan, rekan satu timnya, Francesco Bagnaia, justru masih tampak kesulitan. Dia hanya meraih satu poin dalam enam balapan terakhir dan kini berada di posisi kesembilan dengan 143 poin.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Prediksi Skor Fiorentina vs Napoli: Peluang I Partenopei Petik 3 Poin di Stadion Artemio Franchi
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Real Betis di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Menang Lagi
Prediksi Skor Getafe vs Malaga di Liga Spanyol: Azulones Libas Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Villarreal vs Levante di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Libas Tim Tamu
Prediksi Skor Schalke 04 vs Elversberg di Liga Jerman: Duel Tim Papan Tengah Rawan Imbang
Prediksi Skor Parma vs Genoa di Liga Italia: Duel Tim Papan Bawah Berakhir Imbang
Prediksi Skor FC Twente vs PSV Eindhoven: Pemuncak Klasemen Berpeluang Pesta Gol

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022