Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 18 September 2026 | 04.42 WIB

Dorong Domino Jadi Olahraga Asah Otak, HGI Perketat Tata Kelola Platform

HGI Samarinda Domino Tournament 2026 resmi dibuka di GOR Segiri, Sabtu (12/9), sebanyak 1.536 atlet dari 10 provinsi unjuk kemampuan dalam turnamen itu. (Istimewa)  - Image

HGI Samarinda Domino Tournament 2026 resmi dibuka di GOR Segiri, Sabtu (12/9), sebanyak 1.536 atlet dari 10 provinsi unjuk kemampuan dalam turnamen itu. (Istimewa) 

JawaPos.com — Di tengah penyelenggaraan HGI Samarinda Domino Tournament 2026 pada 12-13 September, Higgs Games Island (HGI) mempertegas komitmennya untuk membangun ekosistem bermain gim yang aman, patuh hukum, dan bertanggung jawab.

Langkah ini diambil bersama Pengurus Besar Perkumpulan Olahraga Domino Indonesia (PB PORDI) untuk mengikis stigma negatif yang kerap melekat pada permainan domino, sekaligus mendorongnya menjadi cabang olahraga asah otak yang kompetitif.

Perwakilan HGI, Ray Fan, menjelaskan bahwa sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) resmi, HGI menerapkan tata kelola yang ketat. Langkah tersebut mencakup tindakan tegas terhadap akun yang melanggar ketentuan, pemblokiran transaksi berisiko bersama platform top-up, hingga rutin melakukan audit kepatuhan semesteran bersama firma hukum.

"Kami melarang keras penyalahgunaan platform dalam bentuk apa pun dan mendukung penuh upaya pemerintah dalam memberantas aktivitas ilegal," tegas Ray di Samarinda, Sabtu (12/9).

Ia menambahkan, kolaborasi dengan PB PORDI bertujuan memberikan wadah resmi bagi para pemain untuk menguji kemampuan di tingkat kompetisi yang lebih profesional. Meski demikian, pengguna diimbau untuk tetap bijak dalam bermain.

"Main gim untuk hiburan saja. Atur waktu bermain agar tidak mengganggu aktivitas sehari-hari. Dan yang terpenting, jangan melakukan aktivitas yang melanggar aturan platform atau hukum yang berlaku," pesan Ray.

Komitmen tersebut disambut positif oleh Ketua Umum PB PORDI, Andi Jamaro Dulung. Menurutnya, kepatuhan dan tata kelola yang baik menjadi fondasi utama dalam menjalin kemitraan strategis untuk mengembangkan olahraga domino di Indonesia.

"Stigma itu yang ingin kami ubah. Kami ingin menunjukkan bahwa domino juga bisa menjadi olahraga yang dimainkan dengan serius. Ada aturan, ada kompetisinya, ada pembinaannya, dan ada atlet yang berlatih untuk berprestasi," jelas Andi.

Ia menilai, permainan domino pada hakikatnya membutuhkan konsentrasi, analisis situasi, serta kecepatan dalam menyusun strategi.

Editor: Banu Adikara
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore