
Nova Widianto (kiri) masuk kandidat pelatih ganda campuran PBSI. Rexy Mainaky menyebut mantan pelatih Malaysia itu telah menerima tawaran. (ASWADI ALIAS/Berita Harian)
JawaPos.com – Posisi pelatih ganda campuran PP PBSI saat ini lowong pasca Rionny Mainaky dan Amnon Sunaryanto tak lagi berada di tim kepelatihan. Keduanya disinyalir tak tembus target dan KPI, terkait prestasi para pemainnya di level internasional. Lantas, siapa yang akan menjadi pengganti untuk sektor ini?
Wakil Ketua Umum PP PBSI Taufik Hidayat menyatakan, perihal KPI, di olahraga yang dinilai adalah kinerja, target, program latihan dan prestasi. “Seperti yang sudah saya sampaikan sejak jauh-jauh hari, baik atlet maupun pelatih bisa dievaluasi kapan saja,” ungkapnya saat diwawancarai di Kawasan Senayan.
Taufik menuturkan, untuk atlet sendiri ada namanya promosi degradasi setiap akhir tahun. “Sekarang tidak harus menunggu satu tahun. Kalau secara statistik, performa, dan prestasinya tidak berkembang, kenapa tidak kita lakukan regenerasi?” ucapnya.
Taufik menyebutkan, pihaknya merasa tidak tepat kalau terus mempertahankan atlet di Pelatnas tetapi dengan prestasi yang tidak meningkat dalam waktu yang lama. “Di sisi lain, kasihan juga atlet-atlet muda yang sedang menunggu kesempatan masuk pelatnas,” ujarnya.
Nah, hal itu pula disebutnya berlaku di pelatih. “Semua orang mungkin bisa melatih, tetapi pertanyaannya, apakah ada kemajuan yang signifikan? Selain melihat perkembangan di tingkat nasional, kita juga harus membandingkannya dengan negara-negara lain,” bebernya.
Untuk kandidat pengganti, Taufik menyebutkan ada beberapa nama. Dari pelatih lokal maupun luar negeri.
“Ada dari luar negeri, ada dari Indonesia. Pokoknya ada beberapa kandidat. Dalam waktu dekat nanti akan saya umumkan,” katanya.
Banyak yang menyinggung nama Nova Widianto untuk kembali bergabung ke Pelatnas PBSI.
Nah, untuk nama Nova, Taufik belum mau spekulasi. “Semuanya belum pasti. Saya belum bisa memastikan apa pun. Nanti semuanya akan kami sampaikan secara resmi. Jujur saja, sampai sekarang saya belum mengantongi satu nama yang benar-benar pasti. Memang ada beberapa kandidat, tetapi prosesnya masih berjalan,” paparnya.
“Untuk kandidat, saya menyebutkan ada yang diajak bergabung dan juga melamar. Ya, kurang lebih sekitar tiga sampai lima kandidat. Pokoknya saya ingin secepatnya selesai,” tambahnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu
Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg: Duel Ketat, Tuan Rumah Diunggulkan
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Kuwait vs Irak di Arabian Gulf Cup: Laga Sengit Rawan Berakhir Imbang
Prediksi Skor Makedonia Utara vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Pesta Gol di Kandang Lawan
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Slovenia vs Skotlandia: Sesko Absen, Era Baru Pocognoli Dimulai di Ljubljana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022