
Mandiri Ciputra Golfpreneur Junior World Championship 2026. (Istimewa)
JawaPos.com - Setelah sempat memimpin selama dua hari, pegolf Indonesia Jennifer Quinn Effendi akhirnya menempati peringkat T2 girls division bersama dengan Sarah Simei Li (New Zealand), Yunju An (Korea) di ajang Mandiri Ciputra Golfpreneur Junior World Championship 2026.
Mereka masing-masing mengumpulkan 211 pukulan atau 5-under. Pada hari terakhir, Quinn mencetak 74 pukulan 2 over, setelah sebelumnya mencetak 66 dan 71 pukulan.
Walau belum berhasil menjadi juara, penampilan Quinn sangat mengesankan. Di usia yang masih 13 tahun, dia bisa bersaing dengan para pegolf negara lain yang usianya lebih senior.
Baca Juga:Ana/Trias dan Rachel/Febi Selangkah Lagi Ciptakan All Indonesian Final di Australian Open 2026
“Saya bersyukur bisa main under dan tidak mengira bisa mendapatkan skor total di bawah par dan dua hari berturut-turut bisa main under. Tapi memang ada rasa kecewa karena seharusnya saya bisa bermain lebih bagus lagi pada putaran final ini,” kata Quinn, pegolf asal Jawa Timur.
Penampilannya di Mandiri Ciputra Golfpreneur Junior World Championship 2026 memberikan pelajaran besar untuk karier golfnya. “Harus tetap tenang ketika mendapatkan hasil yang tidak sesuai dengan ekspektasi kita. Selain itu, saya juga belajar untuk tetap percaya diri untuk bisa terus melangkah ke depan,” ungkap Quinn.
Dia juga dinobatkan sebagai Girls Best Promising Indonesian Player. Sementara Reicher Santoso layak berpredikat Boys Best Promising Indonesian Player.
Sementara itu, duo Thailand menjadi juara. Dalam putaran final di Damai Indah Golf, PIK Course, Jakarta, Jumat (12/6), Parin Sarasmut memastikan kemenangannya dengan 204 pukulan atau 12-under untuk menjuarai boys division. Adapun Kanyarak Pongpithanon (Thailand) menjadi juara girls division dengan 208 pukulan atau 8-under.
Bagi Parin ini adalah kemenangan keduanya di Mandiri Ciputra Golfpreneur Junior World Championship. Kemenangan pertama diraih pada tahun tahun 2023, sementara tahun lalu dia menjadi runner up. Parin mengaku sempat mengalami kesulitan di sembilan hole pertama.
“Benar-benar bukan sembilan hole pertama yang saya harapkan. Pukulan kedua saya di hole pertama itu malah masuk ke air, sehingga membuahkan bogey,” ungkap Parin.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu
Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg: Duel Ketat, Tuan Rumah Diunggulkan
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Kuwait vs Irak di Arabian Gulf Cup: Laga Sengit Rawan Berakhir Imbang
Prediksi Skor Makedonia Utara vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Pesta Gol di Kandang Lawan
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Slovenia vs Skotlandia: Sesko Absen, Era Baru Pocognoli Dimulai di Ljubljana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022