
Veda Ega Pratama mendapat pesan singkat dari sang ayah untuk tetap tenang di tengah tekanan persaingan Moto3 2026 usai balapan di Mugello. (Honda Team Asia)
JawaPos.com - Pebalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, mendapat hukuman long lap penalty pada balapan utama Moto3 Hungaria 2026 yang berlangsung di Sirkuit Balaton Park, Minggu (7/6) pukul 16.00 WIB. Namun hukuman itu tak menyurutkan pebalap Honda Team Asia tersebut.
Veda Ega menjalani hari kedua Moto3 Hungaria dengan penuh rintangan. Pebalap berusia 17 tahun itu sempat terjatuh pada sesi latihan bebas kedua (FP2). Namun ia tidak mengalami cedera dan berhasil menutup sesi kualifikasi di posisi ke-9 dengan catatan waktu terbaik 1 menit 46,845 detik.
"Hari ini bukanlah hari yang sempurna, tetapi juga bukan hari yang buruk. Sabtu pagi saya mengalami kecelakaan di awal FP2, sehingga saya tidak dapat menyelesaikan long run yang telah kami rencanakan,” kata Veda Ega dalam rilis resmi Honda Team Asia yang diterima JawaPos.com, dipetik Minggu (7/6/2026).
Baca Juga:Hasil FP2 Moto3 Hungaria 2026: Maximo Quiles Tercepat, Veda Ega Pratama Asapi Hakim Danish!
“Untungnya, saya baik-baik saja dan siap untuk balapan lagi di kualifikasi," sambungnya.
Hari kedua Moto3 Hungaria tampaknya benar-benar bukan hari yang baik bagi Veda Ega. Karena selain terjatuh, ia juga mendapat hukuman long lap penalty oleh FIM MotoGP Steward Panel. Hukuman tersebut didapat karena dirinya dianggap menghalangi dan mengganggu laju Ruche Moodley saat sesi kualifikasi.
"Di Q2 saya merasa nyaman di atas motor dan kepercayaan diri saya, terutama saat pengereman, cukup kuat. Itu sangat penting karena dapat sangat membantu selama balapan. Sayangnya, lap terbaik saya dibatalkan karena bendera kuning, dan selisih dengan yang di depan sangat kecil," ujar Veda Ega.
Baca Juga:Veda Ega Pratama Finis Posisi 26 di FP1 Moto3 Hungaria 2026, Masih Punya Kesempatan Bangkit!
Veda Ega pun sangat menyayangkan sanksi tersebut. Akan tetapi, hukuman tersebut tidak membuat pebalap kelahiran Gunungkidul itu patah semangat.
Pebalap Honda Team Asia itu menegaskan akan tampil semaksimal mungkin demi menutup balapan di posisi terbaiknya. Veda Ega menilai, memulai balapan dari grid kesembilan sudah cukup untuk menjaga asa merangsek ke barisan depan.
"Memulai dari posisi kesembilan masih merupakan hasil yang layak dan membuat kami tetap dekat dengan kelompok depan. Sayang sekali mendapat penalti Long Lap, tetapi saya akan melakukan yang terbaik untuk memulihkan posisi dan berjuang untuk hasil terbaik yang mungkin," pungkas Veda Ega.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu
Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg: Duel Ketat, Tuan Rumah Diunggulkan
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Kuwait vs Irak di Arabian Gulf Cup: Laga Sengit Rawan Berakhir Imbang
Prediksi Skor Makedonia Utara vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Pesta Gol di Kandang Lawan
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Slovenia vs Skotlandia: Sesko Absen, Era Baru Pocognoli Dimulai di Ljubljana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022