
Tunggal Putri Korea An Se-young bersalaman Tunggal Putri Jepang Akane Yamaguchi. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
JawaPos.com - Rivalitas dua tunggal putri papan atas dunia, An Se-young dan Akane Yamaguchi, kembali tersaji pada final Indonesia Open 2026 setelah keduanya memastikan tiket partai puncak di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Sabtu, dikutip dari ANTARA.
Final tersebut menjadi panggung lain dari persaingan panjang An dan Akane yang dalam beberapa musim terakhir kerap menghadirkan duel berintensitas tinggi.
Pertemuan ini adalah pertemuan ke-33 dua pemain tangguh tersebut. Dari jumlah duel itu, An Se-young tercatat lebih unggul dengan memenangi 18 laga.
Akane lebih dulu memastikan tempat di final setelah mengalahkan wakil Korea Selatan Sim Yu-jin dua gim langsung 21-14, 21-7. Kemenangan tersebut sekaligus menggagalkan peluang Korea Selatan menciptakan final sesama wakil mereka di sektor tunggal putri.
Baca Juga:Prediksi Semifinal Indonesia Open: Sabar/Reza Hadapi Raymond/Joaquin, Head-to-Head Berimbang!
Pada laga tersebut, Akane tampil sangat solid sejak gim pertama. Pebulu tangkis Jepang tersebut mampu mengendalikan tempo reli, memaksa Sim banyak bergerak, dan tidak memberi banyak ruang bagi lawannya untuk mengembangkan permainan.
Dominasi Akane makin terlihat pada gim kedua. Sim yang berupaya keluar dari tekanan justru semakin kesulitan menghadapi variasi pukulan dan kecepatan Akane dalam mengubah arah serangan. Akane pun menutup pertandingan dengan margin yang telak untuk kembali menjejak final turnamen level Super 1000 tersebut.
Sementara itu, An harus melalui jalan yang jauh lebih dramatis untuk mengamankan tiket final. Tunggal putri nomor satu dunia asal Korea Selatan itu menang atas rival lainnya Chen Yu Fei dari China melalui pertandingan tiga gim 21-17, 19-21, 23-21.
Duel An melawan Chen berlangsung ketat sejak awal. An membuka pertandingan dengan permainan solid dan mampu merebut gim pertama. Ia bahkan sempat berada dalam posisi nyaman pada gim kedua setelah unggul 11-4 dan kemudian 16-11.
Namun, Chen menunjukkan kualitasnya sebagai salah satu pemain paling berpengalaman di sektor tunggal putri. Juara Indonesia Open 2023 dan 2024 itu bangkit, mengejar ketertinggalan, lalu membalikkan tekanan untuk merebut gim kedua 21-19.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Genoa vs Sudtirol di Coppa Italia: Grifone Berburu Gol di Stadio Ferraris
Prediksi Skor FC Seoul vs Persib di ACL Two: Maung Bandung Hadapi Ujian Berat di Korea
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Espanyol di Liga Spanyol: Misi Berat Emil Audero di Kandang
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Los Leones Bidik Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Olympiacos vs Jagiellonia Bialystok di Liga Europa: Thrylos Amankan 3 Poin Kandang
Prediksi Skor Reading vs Brentford di Carabao Cup: The Bees Bakal Sengat Tuan Rumah
Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Prediksi Skor Al-Hilal vs Al-Gharafa di Liga Champions Asia: Gabriel Martinelli Cetak Gol Lagi!
Prediksi Genoa vs Sudtirol: Rotasi De Rossi Jadi Sorotan, Laga Coppa Italia Bisa Berlangsung Sengit
Prediksi Skor Atletico Madrid vs Osasuna di Liga Spanyol: Los Colchoneros Menang di Metropolitano

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022