Erick Thohir menyebut Kemenpora telah menyiapkan 20 ambisi dan program besar Kemenpora untuk 2026. (Dok: Kemenpora)
JawaPos.com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Erick Thohir menyiapkan 20 tugas dan program utama Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI untuk 2026. Beberapa di antaranya terkait pengadaan youth camp hingga dana pensiun untuk para atlet di masa tua.
Dua puluh program utama Kemenpora sepanjang 2026 itu diungkapkan oleh Erick saat mengadakan sesi pertemuan dengan awak media pqda Selasa (24/2). Dia menyosialisasikan sederet target yang ada.
Sederet program itu meliputi bidang kepemudaan, peningkatan prestasi olahraga, pemudayaan olahraga di masyarakat, hingga pembinaan atlet usia dini, dana pensiun atlet hingga Training of Trainers (ToT) untuk atlet disabilitas.
Untuk bidang kepemudaan misalnya, Erick menyampaikan bahwa tahun ini Kemenpora memiliki program baru seperti Youth Camp. Kegiatan ini rencananya akan menggabungkan seluruh program kepemudaan yang ada di Kemenpora, dan disinergikan dengan daerah.
Kemudian ada Indonesia Youth Summits, yang akan dilaksanakan sebagai peringatan Hari Sumpah Pemuda. Acara ini dibuat dengan tujuan mencetak pemuda yang memiliki kontribusi untuk bangsa.
Selain itu, ada juga lomba debat dan pidato yang akan menjadi akses buat para anak muda kita menyampaikan pendapat dan pikirannya untuk bangsa Indonesia.
"Untuk program kepemudaan kita ingin fokus menjalankan program yang sesuai dengan kondisi anak muda. Seperti Youth Camp, Indonesia Youth Summits hingga lomba debat dan pidato untuk anak muda," kata Erick.
Sementara untuk bidang keolahragaan, fokus utamanya jelas berkaitan dengan peningkatan prestasi atlet di ajang Olimpiade, Asian Games hingga SEA Games.
Erick juga menyampaikan akan ada program dana pensiun atlet, yang sampai saat ini masih akan digodok untuk mencari formulasi terbaik bagaimana penyaluran dana pensiun bisa berjalan baik.
Penyiapan atlet muda tak ketinggalan dalam program Kemenpora. Erick menyebut pihaknya dan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, sudah menyepakati untuk mengimplementasikan 21 cabang olahraga yang ada dalam Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) untuk SD, SMP hingga SMA.
"Untuk yang SMA nantinya akan diberikan pilihan menjalankan cabor Mother of Sport (renang, atletik, senam). Itu disesuaikan dengan kondisi masing-masing sekolah," jelas dia.
Selain Kemendikdasmen, Erick juga berencana untuk terus menindak lanjuti kerjasama dengan Kemendagri, Kemenpar, Kementrian UMKM, dan Kemendikdasmen untuk meningkatkan ekosistem olahraga di Indonesia.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
