
Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi (Binpres) KONI Bali Anak Agung Bagus Tri Candra. (Istimewa)
JawaPos.com–Fenomena olahraga baru Padel mengalami ledakan pertumbuhan dalam kurun waktu setahun terakhir. Olahraga ini tidak hanya mengubah wajah olahraga rekreasi di Pulau Seribu Pura, melainkan membuka babak baru potensi sport tourism berbasis investasi internasional.
Hal itu disampaikan Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi (Binpres) KONI Bali Anak Agung Bagus Tri Candra atau yang karib disapa Gung Cok. Momentum tersebut akan dimanfaatkan lebih maksimal untuk pembinaan atlet sekaligus memperkuat daya saing Bali menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.
Pria yang juga menjabat sebagai wakil rakyat di DPRD Provinsi Bali dari Fraksi Golkar tersebut menegaskan, Padel adalah cabang olah raga yang berkembang paling cepat dalam beberapa tahun terakhir. Momentum itu tidak akan disia-siakan KONI Bali, terlebih pada PON 2024 di Aceh dan Sumatera Utara (Sumut) olahraga Padel masih berstatus ekshibi dan belum resmi dipertandingkan.
”Pada 2024 PON Aceh-Sumut Padel masih ekshibisi. Mudah-mudahan PON 2028 sudah mulai dipertandingkan secara nasional. Ini peluang besar untuk Bali untuk menyiapkan atlet dari sekarang,” kata Anak Agung Bagus Tri Candra.
Gung Cok menyebut saat ini di Bali telah berdiri lebih dari 10 lapangan Padel, tersebar di wilayah Tibubeneng, Kuta Utara, Denpasar, hingga Gianyar. Dengan didominasi pemain dari mancanegara atau wisatawan fasilitas tersebut berada di titik-titik kawasan wisata.
Menurut dia, fenomena itu selaras dengan strategi sport tourism Bali dengan menggabungkan olahraga, gaya hidup, dan destinasi premium. Diharapkan olahraga Padel bisa menjadi magnet baru bagi wisatawan asing dengan daya beli tinggi yang bisa menjadi pemantik investasi swasta dengan nilai miliaran rupiah.
”Jika mayoritas pemainnya orang asing, ini sangat potensial memancing kedatangan turis ke Bali. Di mana olahraga dan pariwisata bisa berjalan beriringan,” ucap Anak Agung Bagus Tri Candra.
Sementara itu, dari sisi ekonomi keberadaan Padel bisa menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat di Bali. Dia menjelaskan Padel juga bisa menciptakan ekosistem baru seperti tenaga kerja, pelatih, event organizer, atlet, hingga pada sektor perhotelan dan vila. Tak hanya itu, Bali bisa diproyeksikan menjadi tuan rumah kejuaraan nasional maupun internasional padel.
Namun, dia juga mengingatkan kepada para investor agar ekspansi fasilitas tetap tunduk pada regulasi tata ruang dan lingkungan. Serta melakukan koordinasi dengan pemerintah terkait dan kepatuhan terhadap zonasi serta sesuai RTRW/RDTR di kabupaten/kota agar investasi tidak memicu persoalan di kemudian hari.
”Pembangunan dilakukan di zona yang sesuai, terlebih menyangkut jalur hijau atau lahan produktif. Dampak terhadap lingkungan dan tata ruang ke depan harus diperhatikan,” tandas Anak Agung Bagus Tri Candra.
Gung Cok menambahkan, semakin banyak fasilitas justru menjadi keuntungan strategis. Persaingan atlet akan semakin ketat dan mempercepat dalam upaya pembinaan atau persiapan menuju PON 2028.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
